Bursa RI sumbang keuntungan asing Rp2 triliun

Minggu, 30 Juni 2013 - 12:00 WIB
Bursa RI sumbang keuntungan...
Bursa RI sumbang keuntungan asing Rp2 triliun
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menjelaskan, hanya dalam satu semester, pasar modal Indonesia telah memberikan keuntungan sebesar Rp2,28 triliun bagi investor asing yang menanamkan sahamnya di Indonesia.

Menurut Reza, asumsi tersebut diperoleh dari selisih antara nett buy dan nett sell yang dilakukan asingdalam kurun waktu tersebut.

"Selama periode satu semester ini, selisih antara nett buy dan nett sell asing senilai Rp2,28 triliun atau dengan mudah kita dapat asumsikan bahwa asing telah memperoleh keuntungan sejumlah tersebut," ujar Reza, Minggu (30/6/2013).

Reza mengatakan, angka tersebut masih mungkin berlipat ganda hingga dua kali pada akhir tahun ini. Sayang, hal tersebut tampaknya baru bisa dinikmati investor asing.

Pasalnya, selama ini innvestor tanah air dipandang Reza, masih menjadi investor latah yang mudah dipengaruhi asing. Padahal, jika investor domestik mau bersabar dalam mengelola asetnya dan tidak menjadi follower asing, bukan tidak mungkin keuntungan investor domestik bisa jauh lebih besar nilainya, mengingat posisinya sebagai tuan rumah.

"Jika kita berandai-andai bahwa kondisi pasar asumsikan sama seperti semester satu, maka pada semester depan bisa jadi asing akan memperoleh keuntungan dau kali-nya. Sementara para pemodal lokal yang follower belum tentu akan menikmati keuntungan tersebut," tandasnya.

Menilik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), laju IHSG selama sepekan kemarin akhirnya mampu mengalami penguatan hampir menebus pelemahan di pekan-pekan sebelumnya.

"Dalam ulasan sebelumnya, kami sampaikan harapan bahwa koreksi yang terjadi tidak berkepanjangan sehingga IHSG masih memiliki peluang untuk memperbaiki laju positifnya," ujar Reza.

Seiring dengan mulai meredanya aksi jual massive dan mulai berbalik arah positifnya bursa saham global membuat IHSG pun dapat kembali rebound.

Bahkan, gap yang ada pun dapat ditutup kembali di level (4.475-4.620) dan di level (4.743-4.801) walaupun pada laju penguatan tersebut tercipta juga gap di 4.621 sampai 4.644.

"Asing sudah mulai ada nett buy jelang akhir pekan kemarin, meskipun selama sepekan, asing mencatatkan nett sell sebesar Rp1,02 triliun lebih rendah dari pekan sebelumnya Rp4,87 triliun," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
14 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved