Harga naik, pedagang cabai di Samarinda mengeluh

Selasa, 02 Juli 2013 - 19:43 WIB
Harga naik, pedagang...
Harga naik, pedagang cabai di Samarinda mengeluh
A A A
Sindonews.com - Akibat harga cabai dan bawang naik hingga lebih dari 100 persen, pedangan di Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengeluh. Sebab kenaikan tersebut memicu menurunnya daya beli masyarakat. Karena tak laku, banyak barang dagangan yang membusuk.

"Beginilah kondisi saat ini para pembeli membeli sesuai uang yang mereka miliki sehingga barang dagangan tidak cepat habis akibatnya banyak cabai dan bawang yang membusuk," Kata seorang pedagang di Pasar Kedondong, Samarinda, Syamsudin, Selasa (2/7/2013).

Cabai dan bawang adalah komoditas yang harus diimpor dari luar Kaltim. Cabai misalnya, harus didatangkan dari Sulawesi dan Jawa. Darji, pedagang cabai di Pasar Kendondong mengaku lebih memilih cabai dari Sulawesi. Sebab cabai yang biasa didatangkan dari Surabaya cukup mahal harganya.

Darji harus menanggung kerugian akibat banyaknya cabai yang busuk karena harus menempuh perjalanan yang cukup panjang. Selain itu minimnya pembeli menambah beban kerugian yang dideritanya. Setiap satu kilogram cabai yang dibelinya, jika dijual kembali ia harus menanggung kerugian hingga dua 2 ons cabai busuk dan harus disisihkan.

"Saya tidak mampu membeli cabai yang berasal dari Pulau Jawa, selain harganya mahal saya juga harus mengeluarkan ongkos lebih besar karena harus menggunakan transportasi udara. Sementara cabai dari Sulawesi, selain harganya murah transportasi yang digunakan juga kapal laut, jadi lama di perjalanan," kata Darji.

Untuk cabai asal Pulau Jawa, Darji mengaku untuk modal ia sudah harus mengeluarkan sebesar Rp60 ribu-Rp70 ribu per kilogram. Itupun barangnya belum pasti ada karena banyak petani cabai yang gagal panen di Pulau Jawa.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Gresik Tembus Rp120 Ribu Per Kilogram
Harga Cabai Mahal, Emak-emak...
Harga Cabai Mahal, Emak-emak Diminta Konsumsi Cabai Olahan dan Tanam Sendiri
Waduh! Terungkap Harga...
Waduh! Terungkap Harga Cabai Mahal karena Kena Penyakit
Harga Cabai Rawit Bikin...
Harga Cabai Rawit Bikin Pedagang Cemas Pembeli Jadi Irit
Drama Cabai Rawit Merah:...
Drama Cabai Rawit Merah: Sudah Harga Meroket, Stok Sulit Didapat Pula
Usai Tahun Baru, Harga...
Usai Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Batubara Tak Lagi Menyengat
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
17 menit yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
43 menit yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
1 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
10 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
11 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved