BUMN tunjuk RNI beli lahan peternakan di Australia

Kamis, 04 Juli 2013 - 12:22 WIB
BUMN tunjuk RNI beli...
BUMN tunjuk RNI beli lahan peternakan di Australia
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menyatakan, bahwa BUMN akan membeli lahan pertanian di Australia seluas satu hektare.

Saat ini, perusahaan yang ditunjuk BUMN, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), sedang melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) lahan tersebut yang memiliki nilai investasi sebesar Rp300 miliar. Studi kelayakan tersebut bertujuan untuk penilaian sisi hukum pembelian tersebut.

"Jadi salah satu BUMN, RNI sedang melakukan finalisasi FS. Mudah-mudahan dapat dilakukan (pembelian) akhir 2013," ujar Dahlan usai sharing pada acara Konferensi Pemberdaya UMKM Nasional 2013 di gedung Kemenko Perekonomian, Kamis (4/7/2013).

Dahlan mengatakan, bahwa pihaknya akan menghubungi pihak kedutaan besar Australia untuk melakukan dialog terkait pendalaman sisi hukum pembelian aset lahan tersebut.

PT Rajawali Nusantara Indonesia adalah perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang agro industri, farmasi dan alat kesehatan, serta perdagangan dan distribusi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Thohir Ubah Nomenklatur...
Erick Thohir Ubah Nomenklatur RNI, Ini Susunan Direksi Terbaru
BUMN-BUMN Ini Segera...
BUMN-BUMN Ini Segera Dimerger untuk Bentuk Holding BUMN Pangan
Dahsyat! Laba Bersih...
Dahsyat! Laba Bersih RNI Tumbuh 192 Persen di Kuartal III
Frans Marganda Tambunan...
Frans Marganda Tambunan Resmi Jabat Dirut Holding BUMN Pangan
8 Perusahaan Dilebur,...
8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020
Proses Pendirian Holding...
Proses Pendirian Holding BUMN Sudah Dibahas Jokowi di Ratas
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
3 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved