Garuda pangkas 30 juta liter avtur/tahun

Kamis, 04 Juli 2013 - 18:33 WIB
Garuda pangkas 30 juta...
Garuda pangkas 30 juta liter avtur/tahun
A A A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada tahun berencana meningkatkan efisiensi biaya operasional melalui manajemen penggunaan bahan bakar pesawat (avtur) dengan fuel conservation program.

Direktur Operasional Garuda Indonesia, Novijanto Herupratomo mengatakan sebagian besar biaya operasi (cost operational) perseroan melalui pembelian avtur. Selain untuk menghemat penggunaan biaya operasi, sistem fuel conservation program ini menurutnya juga lebih ramah lingkungan.

"Dari total biaya operasional Garuda, dalam pembelian avtur itu menghabiskan sekitar 30-40 persen, hal ini juga tergantung harga minyak dunia dan kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)," kata Novijanto usai menghadiri penutupan International Green Aviation Conference 2013 di Benoa, Bali, Kamis (7/3/2013).

Dia menjelaskan, melalui sistem fuel conservation program, perseroan akan mengelola cara penggunaan bahan bakar yang lebih hemat. Lebih lanjut, Novijanto menjabarkan cara yang dilakukan Garuda dengan pengaturan cara terbang maskapainya. Pihaknya akan berkordinasi dengan Air Traffic Controller (ATC), untuk mengambil jalan penerbangan yang lebih singkat.

"Kita mencoba mengambil jalan tercepat dalam penerbangan, ketinggian pesawat juga dioptimalkan dan yang terpenting pengaturan pengangkutan air di dalam pesawat sebelum terbang, cara ini bisa lebih menghemat avtur," tambahnya.

Saat ini perseroan mengoperasikan 94 armada pesawat dengan rata-rata sebanyak 470 frekuensi penerbangan per harinya. Dengan jumlah armada yang ada, perseroan menghabiskan avtur sebanyak 800 juta liter hingga 1,2 miliar liter per tahunnya. Melalui penghematan tersebut peseroan bisa memangkas penggunaan avtur hingga 2,3 persen atau 20-30 juta liter setiap tahunnya.

"Fuel conservation program ini sudah kami terapkan sejak 2007 lalu, dan perseroan akan terus mengembangkan cara-cara penghematan bahan bakar agar lebih efisien lagi," tandasnya.

Sebagai catatan, pada kuartal I/2013 perseroan membukukan pendapatan sebesar USD807,2 juta atau meningkat 12,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu USD717,4 juta. Sementara biaya operasi secara konsilidasi mengalami pertumbuhan negatif sebesar 20,7 persen dari USD16,7 juta menjadi USD20,1 juta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
17 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved