Kontribusi pajak pemerintahan di DIY baru 8,18%

Senin, 08 Juli 2013 - 14:44 WIB
Kontribusi pajak pemerintahan...
Kontribusi pajak pemerintahan di DIY baru 8,18%
A A A
Sindonews.com - Kontribusi sektor administrasi pemerintahan terhadap penerimaan pajak di DIY baru sekitar Rp144,06 miliar atau sekitar 8,18 persen.

Hal ini mendorong Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY untuk lebih mengoptimalkan pajak dari sektor ini. "Capaian ini masih rendah, makanya akan kita optimalkan," kata Kakanwil DJP DIY, Rida Handanu, pada sosialisasi wajib pajak di aula kanwil DJP, Senin (8/7/2013).

Sosialisasi, ujar dia, diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada para peserta khususnya bendahara untuk lebih memaknai hak dan kewajibannya. Sehingga, dengan cara seperti ini mereka akan lebih sadar dan patuh dalam membayar pajak.

Saat ini, kanwil DJP DIY mencatat ada Wajib pajak (WP) bendahara sebanyak 6.307 WP. Mereka yang memenuhi kewajibannya sebagai WP dengan menyetorkan pajak pada 2013 baru 3.121 wajib pajak. Sisanya belum ada kepastian.

"Ada yang proyeknya sudah selesai, tetapi mereka belum melaporkan pajaknya. Mestinya mereka melaporkan untuk dilakukan penghapusan," kata dia.

Pihaknya juga berharap penyerapan anggaran proyek dari setiap SKPD bisa ditingkatkan. Baik yang dibiayai melalui APBN maupun APBD. Pendapatan dari pungutan bendahara hanya bisa tergantung dari penggunaan anggaran.

Ketika banyak yang mencairkan di akhir tahun, pendapatan pajak juga akan dihitung pada akhir tahun. Kabid Hubungan Teknis dan Konsultasi kanwil DJP DIY, Witarto mengatakan, sampai Juli, pembayaran WP bendahara sudah mencapai Rp144,046 miliar.

Sektor ini menempati peringkat keempat dari penerimaan pajak DIY. Peringkat pertama berasal dari sektor jasa keuangan, diikuti sektor industri pengolahan dan disusul sektor perdagangan besar dan eceran.

Hingga awal Juli 2013, realisasi penerimaan sudah mencapai Rp1,147 triliun atau 33,62 persen dari target 2013 yang mencapai Rp3,411 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
1 jam yang lalu
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
2 jam yang lalu
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
3 jam yang lalu
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
3 jam yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved