Pasar tak kondusif, CPGT downsize saham IPO
Selasa, 09 Juli 2013 - 10:12 WIB
Pasar tak kondusif, CPGT downsize saham IPO
A
A
A
Sindonews.com - Akibat kondisi pasar yang kurang kondusif, PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) harus menurunkan jumlah porsi saham yang dilepasnya (downsize) dari semula 40 persen menjadi hanya 10 persen dari total modal disetor.
Direktur Utama CPGT, Andianto Setiabudi menerangkan, dengan adanya penurunan jumalah saham yang dilepas, maka perseroan juga menurunkan jumlah target raihan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).
"Awalnya kami berencana melepas 40 persen saham, tapi karena kondisi regional, sehingga kami hanya melepas 10 persen. Jadi kami juga menyesuaikan alokasi dana hasil IPO karena target raihan dananya juga kan menurun," ujar Andianto, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (9/7/2013).
Sejalan dengan penurunan tersebut, Adian mengaku, perseroan juga akan melakukan penyesuaian alokasi dana hasil IPO yang dan memilih fokus pengembangan pada sektor angkutan taksi dan shuttle bus.
"Menyikapi menurunya jumlah saham yang dilepas. Kami putuskan penerimaan IPO untuk pengembangan 300 unit untuk shuttle and travel dan taksi 350 unit," tegas dia.
Seperti diketahui, pagi tadi, CPGT mencatatkan sahamnya di lantai BUrsa dengan harga penawaran Rp190 per saham. Pada saat pembukaan perdagangan, saham perusahaan sektor transportasi publik ini naik 2,1 persen ke Rp194 per saham.
Direktur Utama CPGT, Andianto Setiabudi menerangkan, dengan adanya penurunan jumalah saham yang dilepas, maka perseroan juga menurunkan jumlah target raihan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).
"Awalnya kami berencana melepas 40 persen saham, tapi karena kondisi regional, sehingga kami hanya melepas 10 persen. Jadi kami juga menyesuaikan alokasi dana hasil IPO karena target raihan dananya juga kan menurun," ujar Andianto, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (9/7/2013).
Sejalan dengan penurunan tersebut, Adian mengaku, perseroan juga akan melakukan penyesuaian alokasi dana hasil IPO yang dan memilih fokus pengembangan pada sektor angkutan taksi dan shuttle bus.
"Menyikapi menurunya jumlah saham yang dilepas. Kami putuskan penerimaan IPO untuk pengembangan 300 unit untuk shuttle and travel dan taksi 350 unit," tegas dia.
Seperti diketahui, pagi tadi, CPGT mencatatkan sahamnya di lantai BUrsa dengan harga penawaran Rp190 per saham. Pada saat pembukaan perdagangan, saham perusahaan sektor transportasi publik ini naik 2,1 persen ke Rp194 per saham.
(rna)
Lihat Juga :