Tambah pegawai, OJK minta kenikan anggaran 46%

Selasa, 09 Juli 2013 - 18:05 WIB
Tambah pegawai, OJK...
Tambah pegawai, OJK minta kenikan anggaran 46%
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta penambahan anggaran pagu indikatif 2014 sebesar Rp2,4 triliun atau naik sebesar 46 persen jika dibandingkan pagu 2013 sebesar Rp1,6 triliun.

"Anggaran yang kami ajukan sebetulnya pada 2014 sebesar Rp2,4 triliun atau naik Rp736 miliar dari 2013 sebesar Rp1,6 triliun," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad memaparkan alasan permintaan tambahan dana tersebut untuk menambah jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan OJK.

"Ini untuk transisi keuangan BI ke OJK, kami akan meminta 1.300 pegawai BI untuk pengawasan bank dan merekrut pegawai OJK secara mandiri sebanyak 450 orang," katanya.

Karena itu, dia berharap Komisi XI DPR dapat menyetujui pagu anggaran 2014 ini untuk memaksimalkan wewenang OJK ke depannya.

"Kita berharap Komisi XI DPR bisa membantu penyetujuan pagu anggaran OJK untuk 2014, nantinya memaksimalkan fungsi dan peran OJK di industri keuangan Indonesia ke depannya," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Realisasikan Anggaran...
OJK Realisasikan Anggaran Rp5,28 Triliun per September 2023, Ini Rinciannya
Pansel OJK Sudah Dibentuk,...
Pansel OJK Sudah Dibentuk, Istana Ungkap Menerima Usulan Nama dari Kemenkeu
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK dan Industri Jasa...
OJK dan Industri Jasa Keuangan Komitmen Dukung Pengembangan UMKM
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved