Korea Selatan pertahankan suku bunga 2,5%

Kamis, 11 Juli 2013 - 11:07 WIB
Korea Selatan pertahankan...
Korea Selatan pertahankan suku bunga 2,5%
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Korea Selatan (BoK) hari ini mempertahankan suku bunga di tingkat stabil sebesar 2,5 persen, untuk bulan kedua berturut-turut. Hal ini dilakukan menanggapi ketidakpastian stimulus Federal Reserve AS dan kesengsaraan ekonomi di China.

Keputusan Bank Sentral sebagian besar datang mengantisipasi eksodus kas asing dengan investor kembali ke Amerika Serikat dalam mengantisipasi tingkat yang lebih tinggi dari pembelian aset Fed, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif.

"Ekonomi global diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan moderat yang maju, tapi kemungkinan rollback awal dari perkiraan pelonggaran kuantitatif AS dan perlambatan pertumbuhan ekonomi China tetap menjadi risiko," kata Bank Sentral dalam pernyataannya, seperti dilansir dari AFP, Kamis (11/7/2013).

Pelonggaran moneter menyebabkan banjir uang tunai ke Korsel saat diresmikan pada September lalu, di mana dealer mencari hasil yang lebih baik atas investasi mereka dibanding di wilayah Barat.

Bank secara tak terduga memangkas bunga seperempat persentase poin pada Mei - potongan pertama selama tujuh bulan - yang bertujuan meningkatkan ekonomi terbesar keempat di Asia itu akibat penurunan ekspor, yang menyusut 1,3 persen pada 2012.

Ekonomi telah disengat perlambatan dari pasar nomor satu China, yang dengan sendirinya menderita efek permintaan lemah di Eropa dan Amerika Serikat.

Produk domestik bruto (PDB) Korsel mengalami ekspansi hanya 2,0 persen pada 2012 - pertumbuhan paling lambat dalam tiga tahun.

"BoK mungkin diminta untuk menurunkan suku bunga lagi jika perlambatan China terbukti lebih parah dari perkiraan," kata Hi Investment & Securities, Park Sang ekonom-Hyun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
8 menit yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
17 menit yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
3 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
3 jam yang lalu
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved