Wacana pembangunan pulau penyangga Bali bergulir

Kamis, 11 Juli 2013 - 13:49 WIB
Wacana pembangunan pulau...
Wacana pembangunan pulau penyangga Bali bergulir
A A A
Sindonews.com - Wacana pembangunan pulau penyangga di Teluk Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, Bali terus bergulir dan menimbulkan kontroversi lantaran dikhawatirkan dapat merusak lingkungan.

Sampai saat ini, beberapa pihak tengah melakukan kajian multiaspek atas wacana pembangunan pulau penyangga Bali Selatan itu termasuk yang dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana Denpasar.

Diketahui, wacana pembangunan pulau penyangga di Bali Selatan atau dikenal reklamasi secara besar-besaran di kawasan Tanjung Benoa Kecamatan Kuta Selatan ini, terus menggelinding dan mulai mendapat reaksi penolakan karena diyakini sarat kepentingan investor.

Salah seorang dosen Fakultas Pertanian Unud, Nyoman Suparta usai mengikuti diskusi terbatas itu, sampai sekarang kajian soal pendirian pulau penyangga belum final.

Mulai studi kelayakan rencana pemanfaatan dan pengembangan kawasan perairan Teluk Benoa termasuk rencana membangun pulau penyanggah belum final masih sementara.

Dari beberapa poin kajiannya diketahui, pembangunan pulau penyangga dimaksudkan untuk tempat evakuasi jika terjadi tsunami, pencegahan alih fungsi lahan, menambah ruang terbuka hijau.

"Juga reklalamsi itu untuk mengurangi kemacetan, menciptakan ikon pariwisata baru serta pengembangan kearifan lokal lainnya," jelas Suparta ditemui di Fakultas Pascasarjana Unud Denpasar, Kamis (11/7/2013).

Sikap LPPM Unud pada prinsipnya, kajian bisa dilanjutkan dengan syarat tidak menyinggung kawasan hutan mangrove, daerah lingkungan kerja, daerah lingkungan kepentingan terutama Pelabuhan Benoa Denpasar hingga ruang jalan di atas perairan (Tol Bali).

Sementara, isu reklamasi yang kian kencang bergulir langsung menuai perlawanan dari aktivis LSM dan masyarakat lainnya karena diyakini bakal merusak lingkungan dan sarat kepentingan bisnis pemodal besar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved