Produk kertas Indonesia bebas BMAD ke Jepang

Kamis, 11 Juli 2013 - 14:29 WIB
Produk kertas Indonesia...
Produk kertas Indonesia bebas BMAD ke Jepang
A A A
Sindonews.com - Otoritas Anti Dumping (OAD) Jepang telah menyampaikan hasil akhir atas penyelidikan anti dumping terhadap produk cut sheet paper dengan HS No 4802.62 pada 26 Juni 2013.

Hasilnya, margin dumping untuk produsen/eksportir Indonesia adalah negatif, yaitu sebesar -4,03 persen untuk PT Anugrah Kertas Utama (AKU) dan -4,99 persen untuk PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk.

"Karena hasil penyelidikan menunjukkan margin negatif, pemerintah Jepang memutuskan tidak mengenakan bea masuk anti dumping (BMAD) terhadap impor produk kertas asal Indonesia," kata Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan dalam rilisnya, Kamis (11/7/2013).

Menurutnya, penyelidikan anti dumpung terhadap produk cut sheet paper ini telah dimulai pada 29 Juli 2012. Hal tersebut dilakukan atas permohonan dari produsen kertas domestik Jepang Nippon Paper Industries Co.Ltd, Nippoon Daishowa Paperboard Co.Ltd, Oji Paper Co.Ltd, Oji Speciality Paper Co.Ltd, Daio Paper Corporation, Hokuetsu Kishu Paper Co.Ltd, Mitsubishi Paper Mills Limitedm, dan Marusumi Paper Co.Ltd.

Oke menjelaskan, dalam upaya melakukan pembelaan, pemeritan Indonesia telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan asosiasi dan produsen atau eksportir Indonesia untuk berkoordinasi, memberikan informasi serta memfasilitasi perusahaan-perusahaan tersebut dalam melakukan pembelaan.

Hal-hal yang dilakukan antara lain dengan menyampaikan concern pemerintah Indonesia serta melakukan pendampingan pada saat verifikasi langsung yang dilaksanakan OAD Jepang pada Februari 2013.

"Dengan tidak diterapkannya bea masuk anti dumping bagi produk kertas asal Indonesia oleh Jepang, maka kesempatan untuk mengisi dan merebut pasar ekspor produk cut sheet paper di Jepang terbuka kembali bagi perusahaan atau eksportir Indonesia," pungkas Oke.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Perdagangan Dunia Tahun...
Perdagangan Dunia Tahun Ini Mengalami Perlambatan 10,4%
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
15 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved