Hatta: Perusahaan tambang besar renegosiasi kontrak

Jum'at, 12 Juli 2013 - 10:41 WIB
Hatta: Perusahaan tambang...
Hatta: Perusahaan tambang besar renegosiasi kontrak
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan bahwa beberapa perusahaan tambang asing berskala besar, seperti Freeport dan Newmont Nusa Tenggara (NTT)sudah mau merenegosisasikan kontrak karya mereka.

"Yang besar-besar, seperti Freeport sudah mau renegosiasi kontrak. Sedangkan kalau Newmont divestasi sudah 51 persen," katanya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Hatta menyatakan, memang ada perusahaan tambang yang belum menerima keputusan pemerintah, namun hal tersebut bersifat teknis.

"Artinya sudah ada (yang menerima keputusan). Jadi yang tidak mau memang tidak ada, tapi memang concern mereka menyangkut mekanisme pembangunan smelter itu seperti apa," lanjutnya.

Dia menyebut salah satu contoh perusahaan tambang yang bingung dengan pembangunan smelter tersebut adalah Newmont Nusa Tenggara.

"Seperti Newmont membangun smelter seperti apa. Terhadap itu sikap kita bagaimana," pungkas Hatta.

Sebelumnya dia menyatakan, setiap perusahaan tambang asing harus mengikuti aturan main dari pemerintah, antara lain membuat smelter tambang dan mineral, melakukan hilirisasi dan membayar royalti tambang.

"Mereka mengikuti semua apa yang ada di dalam ketentuan kita, ada yang menerima sebagian dan ada yang sebagin masih belum, tetapi semua rata-rata menerima kalau kita sesuai UU," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Mengubah Wajah Tambang:...
Mengubah Wajah Tambang: Langkah Apriaty dan Komitmen CK untuk Perempuan
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
Kolaborasi Menuju Industri...
Kolaborasi Menuju Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
5 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
6 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved