Prospek pertumbuhan ekonomi Asia dipotong 6,4%

Selasa, 16 Juli 2013 - 13:35 WIB
Prospek pertumbuhan...
Prospek pertumbuhan ekonomi Asia dipotong 6,4%
A A A
Sindonews.com - Sehari setelah China merilis produk domestik bruto (PDB) pada kuartal kedua 2013 melambat, Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas prospek ekonomi di kawasan berkembang menjadi 6,3 persen, dari 6,6 persen.

"Penurunan dalam perdagangan dan skala kembali ke investasi merupakan bagian dari jalur pertumbuhan yang lebih seimbang (China), dan efek knock-on laju lambat pasti menjadi perhatian daerah," kata kepala ekonom ADB, Changyong Rhee dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (16/7/2013).

Bank Pembangunan Asia juga mengupas perkiraan pertumbuhan untuk negara-negara berkembang di Asia pada 2014 menjadi 6,4 persen, dari 6,7 persen.

Pembaruan ini sedikit lebih baik dari laporan laju pertumbuhan yang diungkap ADB pada data tahun lalu, yang "relatif lambat" sebesar 6,1 persen.

"Kita melihat aktivitas lebih tenang di banyak negara berkembang Asia," ujar Rhee.

Bank yang menjangkau 45 negara di wilayah Asia Tengah dan pulau-pulau Pasifik itu tidak memasukkan Jepang dalam penurunan. Mereka memiliki pandangan sedikit lebih baik untuk negara maju tersebut.

Seperti diketahui, China melaporkan PDB pada kuartal kedua 2013 memperluas penurunan 7,5 persen, setelah melambat 7,7 persen dalam tiga bulan sebelumnya dan 7,9 persen pada kuartal terakhir 2012. Kondisi di ekonomi terbesar kedua dunia itu sangat mempengaruhi perkembangan di kawasan Asia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi ADB: Perdana...
Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Dapat Angin Segar dari...
Dapat Angin Segar dari China, ADB Ramal Negara Berkembang Asia Mengakhiri 2023 Lebih Cerah
ADB Dorong Asia Tenggara...
ADB Dorong Asia Tenggara Atasi Kesenjangan Digital, Nih 5 Sarannya
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Bikin Iri, Ekonomi China...
Bikin Iri, Ekonomi China Diperkirakan Meroket 7,9 Persen
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
10 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
35 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
59 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved