Pemkab Lahat warning perusahaan soal THR

Kamis, 18 Juli 2013 - 16:41 WIB
Pemkab Lahat warning...
Pemkab Lahat warning perusahaan soal THR
A A A
Sindonews.com - Kendati Hari Raya Idul Fitri masih tiga pekan lagi, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat mengingatkan kepada semua perusahaan yang ada di Bumi Seganti Setungguan, baik swasta maupun milik pemerintah agar memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2013.

Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai mengimbau kepada semua perusahaan menunaikan kewajibannya kepada karyawan yang bekerja. Imbauan ini sengaja disampaikan jauh-jauh hari.

Sehingga, lanjut dia, perusahaan yang ada bisa mempersiapkan dan mengelola THR yang nantinya akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Perusahaan yang wajib membayarkan THR adalah setiap bentuk usaha yang mempekerjakan pekerja baik dengan tujuan mencari keuntungan atau tidak, baik milik swasta maupun milik pemerintah. Adalah pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang atau bentuk lain," terangnya, Kamis (18/7/2013).

Menurutnya, para karyawan yang merasa dicurangi terutama masalah THR, dipersilakan untuk melapor ke Dinas Tenaga Kerja Pemkab Lahat. Apalagi, THR ini sudah ada ketentuan dan diatur UU ketenagakerjaan.

Karena itu, pihaknya mengharapkan semua perusahaan mematuhi dan memberikan THR sesuai ketentuan yang ada. "Jika memang karyawan merasa dicurangi atau tidak mendapatkannya, silakan melapor," ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lahat, Ismail Hanafi menjelaskan sesuai aturan yang ada, perusahaan yang ada di Lahat, kedepan segera diberikan edaran khusus mengenai pemberian THR.

"Jika sesuai aturan peraturan Kemeterian Tenaga Kerja RI No per-04/MEN/1994 tentang pemberian THR keagamaan, perusahaan wajib memberikan THR bagi karyawannya," katanya.

Ismail menerangkan, untuk yang belum setahun masa kerja, mereka boleh memberikan sesuai kebijakan perusahaan. Namun, jika bagi pekerja yang sudah memiliki setahun atau lebih masa kerja, maka perusahaan wajib memberikan THR sebulan gaji tanpa potongan apapun.

Roberto Vava, pegawai salah satu perusahaan di kota Lahat mengungkapkan, THR bagi dirinya dan teman-teman seprofesinya sangat dinantikan. Tak hanya itu, THR tersebut juga akan menjadi salah satu andalan untuk mencukupi kebutuhan saat Lebaran.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perusahaan Kesulitan...
Perusahaan Kesulitan Membayar THR Harus Berdialog dengan Pekerja
5 Tips Mengatur Uang...
5 Tips Mengatur Uang THR Supaya Tidak Cepat Habis Jelang Lebaran
Ingat! Pengusaha Tidak...
Ingat! Pengusaha Tidak Boleh Telat Bayar THR Karyawan
Sudah Banyak Stimulus...
Sudah Banyak Stimulus ke Pengusaha, Jangan Sampai THR Dicicil!
Sejarah dan Makna THR...
Sejarah dan Makna THR yang Selalu Dinantikan saat Lebaran
Catat! Pengusaha Telat...
Catat! Pengusaha Telat Bayar THR Karyawan Siap-siap Kena Denda
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved