Kemenpera-AP I bangun rusunawa pekerja bandara
Jum'at, 19 Juli 2013 - 13:29 WIB
Kemenpera-AP I bangun rusunawa pekerja bandara
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dan PT Angkasa Pura (AP) I melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan tanah untuk pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) bagi pekerja bandara.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung dan Direktur Personalia dan Umum Angkasa Pura I, Daan Achmad di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (18/7/2013) malam.
Dalam sambutannya, Pangihutan Marpaung mengatakan bahwa penandatanganan ini sebagai tindak lanjut kesepakatan bersama dan merupakan upaya pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memenuhi kebutuhan perumahan layak huni melalui rusunawa.
"Jadi, khusus untuk BUMN nonperumahan, ini adalah pertama kali kita kerjasama. Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan Perumnas, ke depan kita akan kerjasama tidak hanya dibatasi terhadap rusunawa sewa tapi dimungkinkan untuk rusun milik," ujar Pangihutan Marpaung.
Lebih jauh Pangihutan mengatakan bahwa pembangunan rusunawa ini akan dilaksanakan melalui pola tahun jamak (multiyears), dimulai tahun ini. Jadi mulai Agustus akan dilakukan lelang pekerjaan fisik.
Selanjutnya Pangihutan berharap dengan dibangunnya rusunawa pekerja di bandara menjadikan jarak antara hunian dan ke tempat kerja tidak terlalu jauh sehingga bisa jalan kaki dan bersepeda.
"Selain mengurangi trafik juga dapat mengatasi polusi udara. Karyawan atau staf dari Angkasa Pura I juga dapat berhemat energi dan lebih produktif. Kami memang memikirkan orang lain karena rusunawa bagi pekerja Kemenpera sendiri belum ada," tutur Pangihutan.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung dan Direktur Personalia dan Umum Angkasa Pura I, Daan Achmad di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (18/7/2013) malam.
Dalam sambutannya, Pangihutan Marpaung mengatakan bahwa penandatanganan ini sebagai tindak lanjut kesepakatan bersama dan merupakan upaya pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memenuhi kebutuhan perumahan layak huni melalui rusunawa.
"Jadi, khusus untuk BUMN nonperumahan, ini adalah pertama kali kita kerjasama. Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan Perumnas, ke depan kita akan kerjasama tidak hanya dibatasi terhadap rusunawa sewa tapi dimungkinkan untuk rusun milik," ujar Pangihutan Marpaung.
Lebih jauh Pangihutan mengatakan bahwa pembangunan rusunawa ini akan dilaksanakan melalui pola tahun jamak (multiyears), dimulai tahun ini. Jadi mulai Agustus akan dilakukan lelang pekerjaan fisik.
Selanjutnya Pangihutan berharap dengan dibangunnya rusunawa pekerja di bandara menjadikan jarak antara hunian dan ke tempat kerja tidak terlalu jauh sehingga bisa jalan kaki dan bersepeda.
"Selain mengurangi trafik juga dapat mengatasi polusi udara. Karyawan atau staf dari Angkasa Pura I juga dapat berhemat energi dan lebih produktif. Kami memang memikirkan orang lain karena rusunawa bagi pekerja Kemenpera sendiri belum ada," tutur Pangihutan.
(rna)
Lihat Juga :