Statoil tuntaskan seismik blok Halmahera

Senin, 22 Juli 2013 - 11:13 WIB
Statoil tuntaskan seismik...
Statoil tuntaskan seismik blok Halmahera
A A A
Sindonews.com – Statoil Indonesia telah menyelesaikan survei seismik sebesar 6.000 kilometer (km) di wilayah kerja (blok) Halmahera II.

Survei seismik ini merupakan bagian dari pemenuhan komitmen program kerja kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Halmahera II.

"Selanjutnya, akan dilakukan pengolahan dan interpretasi data untuk mengetahui potensi minyak dan gas (migas) di wilayah tersebut," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Protokol, SKK Migas, Agus Budiyanto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/7/2013).

Pekerjaan akuisisi seismik 2D ini berjalan sekitar tiga bulan, tanpa cedera maupun kecelakaan kerja. Statoil merupakan operator blok Halmahera II dengan kepemilikan saham 80 persen dan sisanya 20 persen dimiliki Niko Resources.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Fakta Hutan Halmahera,...
3 Fakta Hutan Halmahera, Hutan yang Ditempati Suku Togutil
Bak Bumi dan Langit:...
Bak Bumi dan Langit: Blok M Hub Kian Hidup setelah District Blok M Sepi Ditinggal Pedagang
59 Warga Halmahera Tengah...
59 Warga Halmahera Tengah dan Timur Diberangkatkan Umrah oleh IWIP
4 Fakta Blok M, Tempat...
4 Fakta Blok M, Tempat Penuh Kenangan Anak Jaksel
SKK Migas Beberkan Perkembangan...
SKK Migas Beberkan Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
2 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
3 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
5 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
6 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved