Pemerintah jual daging murah langsung ke masyarakat
Senin, 22 Juli 2013 - 14:33 WIB
Pemerintah jual daging murah langsung ke masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya daging sapi selama bulan puasa dan menjelang Idul Fitri dibuktikan dengan melakukan penjualan daging sapi murah ke pasar tradisional dan langsung ke masyarakat.
”Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar harga bahan pokok utamanya daging sapi dapat turun sehingga tidak menambah beban masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri yang semakin meningkat,” tegas Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan di acara peluncuran Penjualan Perdana Daging Sapi Murah di halaman parkir Kementerian Perdagangan, dikutip dari laman Setkab, Senin (22/7/2013).
Sejumlah 22 truk dengan kapasitas masing-masing truk sebesar 800-1.000 kg daging sapi siap untuk didistribusikan ke 23 titik, yang terdiri dari 20 titik kelurahan di wilayah DKI Jakarta, 1 titik di Pasar Jatinegara, 1 titik di Pasar Rakyat di Kantor Walikota Jakarta Utara untuk daging beku, dan 1 titik di Pasar Cipete untuk daging segar, sehingga diharapkan dapat membantu menekan harga daging sapi yang masih bertahan pada level harga tinggi.
“Daging sapi ini akan langsung didistribusikan ke masyarakat baik dengan penjualan di pasar tradisional maupun langsung dijual di wilayah pemukiman penduduk agar rantai distribusinya lebih pendek sehingga tidak ada lagi tambahan biaya yang dibebankan ke harga eceran,” ujar Gita.
Program Penjualan Daging Sapi Murah ini direncanakan akan berlangsung hingga H-2 Idul Fitri 2013, dengan harapan daging sapi turun harganya, dan setelah itu akan menyesuaikan dengan perkembangan harga yang terjadi.
”Untuk program penjualan perdana ini, kami khususkan untuk DKI Jakarta dengan pertimbangan kebutuhan daging sapi yang relatif tinggi dan perkembangan harga di DKI Jakarta menjadi barometer penetapan harga untuk provinsi lainnya,” jelas Mendag.
”Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar harga bahan pokok utamanya daging sapi dapat turun sehingga tidak menambah beban masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri yang semakin meningkat,” tegas Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan di acara peluncuran Penjualan Perdana Daging Sapi Murah di halaman parkir Kementerian Perdagangan, dikutip dari laman Setkab, Senin (22/7/2013).
Sejumlah 22 truk dengan kapasitas masing-masing truk sebesar 800-1.000 kg daging sapi siap untuk didistribusikan ke 23 titik, yang terdiri dari 20 titik kelurahan di wilayah DKI Jakarta, 1 titik di Pasar Jatinegara, 1 titik di Pasar Rakyat di Kantor Walikota Jakarta Utara untuk daging beku, dan 1 titik di Pasar Cipete untuk daging segar, sehingga diharapkan dapat membantu menekan harga daging sapi yang masih bertahan pada level harga tinggi.
“Daging sapi ini akan langsung didistribusikan ke masyarakat baik dengan penjualan di pasar tradisional maupun langsung dijual di wilayah pemukiman penduduk agar rantai distribusinya lebih pendek sehingga tidak ada lagi tambahan biaya yang dibebankan ke harga eceran,” ujar Gita.
Program Penjualan Daging Sapi Murah ini direncanakan akan berlangsung hingga H-2 Idul Fitri 2013, dengan harapan daging sapi turun harganya, dan setelah itu akan menyesuaikan dengan perkembangan harga yang terjadi.
”Untuk program penjualan perdana ini, kami khususkan untuk DKI Jakarta dengan pertimbangan kebutuhan daging sapi yang relatif tinggi dan perkembangan harga di DKI Jakarta menjadi barometer penetapan harga untuk provinsi lainnya,” jelas Mendag.
(gpr)
Lihat Juga :