Produk BlackBerry di Indonesia mulai tergeser

Rabu, 31 Juli 2013 - 19:29 WIB
Produk BlackBerry di...
Produk BlackBerry di Indonesia mulai tergeser
A A A
Sindonews.com - Berdatangan berbagai produk baru tampaknya menjadi tantangan sendiri bagi penjualan produk BlackBerry baru di Indonesia. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melihat, di pasar telpon pintar sudah mulai ada peralihan brand atau dengan kata lain masyarakat mulai melihat pilihan yang beraneka ragam.

"Memang menjadi lesu karena ada peralihan brand dari BlackBerry ke brand lain," ujar Direktur Marketing ERAA, Wardoyo di Capital Building, Jakarta, Rabu (31/7/2013).

Selain peralihan brand, lanjutnya, faktor lain yang mendorong perubahan tren di masyarakat tersebut adalah besarnya selisih harga ponsel pintar buatan Research in Motion (RIM) ini di pasar formal dan pasar gelap yang menyebabkan penjuakan BlackBerry baru di pasar formal tercatat mengalami penurunan.

"Selisihnya mencapai 20 persen. Ini jauh lebih tinggi dari selisih harga rata-rata sebesar 10 persen di pasar ilegal. Sehingga masyarakat lebih memilih membeli ponsel BlackBerry di pasar gelap. Terutama ponsel terbaru BlackBerry, yaitu seri Z10 dan Q10," tutup dia.

Sebelumnya diberitakan, sepanjang semester I tahun ini, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mencatatkan adanya penurunan perolehan laba bersih sebesar 38,9 persen menjadi Rp129,8 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp212,4.

Direktur Marketing dan Komunikasi ERAA, Djatmiko Wardoyo mengatakan, penurunan perolehan laba sejalan dengan semakin ketatnya persaingan pasar di segmen yang serupa.

Selain itu, permasalahan lain juga turut berkontribusi, seperti adanya rencana kebijakan pemerintah terkait impor ponsel, banjir dan persaingan dengan pasar yang tidak sehat (produk black market/BM).

"Permintaan terhadap ponsel di Indonesia masih tinggi, tapi produk Blackberry BM pun semakin tinggi juga, sehingga pasar kita beralih ke mereka," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erajaya Swasembada Bagikan...
Erajaya Swasembada Bagikan Dividen Tunai Rp219,40 Miliar
Erajaya Swasembada Catat...
Erajaya Swasembada Catat Laba Rp719,20 Miliar di Kuartal III 2021
Mengapa BlackBerry Bangkrut?...
Mengapa BlackBerry Bangkrut? Ini 3 Alasannya!
Hari Ini BlackBerry...
Hari Ini BlackBerry Lawas Resmi Disuntik Mati
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Layanan BlackBerry 7.1...
Layanan BlackBerry 7.1 dan 10 Tinggal Menghitung Hari
Berita Terkini
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
51 menit yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
11 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
11 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
12 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved