CEO Fonterra minta maaf atas produk susu di China

Senin, 05 Agustus 2013 - 14:29 WIB
CEO Fonterra minta maaf...
CEO Fonterra minta maaf atas produk susu di China
A A A
Sindonews.com - Produsen susu terbesar di Selandia Baru, Fonterra meminta maaf atas kekhawatiran botulism yang menyebabkan penarikan kembali (recall) produk di China. Namun, mereka membantah tuduhan Perdana Menteri Selandia Baru John Key, bahwa perusahaan menunda rilis informasi.

"Kami sangat meminta maaf kepada orang-orang yang telah terpengaruh," kata CEO Fonterra, Theo Spierings dalam konferensi pers di Beijing, seperti dilansir dari AFP, Senin (5/8/2013).

"Kami benar-benar memahami kekhawatiran di kalangan orang tua. Mereka memiliki hak untuk mengetahui, bahwa makanan tersebut aman," lanjut Spierings, sambil menambahkan Fonterra berencana menguji segala sesuatu sebagai tindakan pencegahan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Selandia Baru John Key menuduh perusahaan atas keterlambatan mengungkapkan kontaminasi.

"Aku agak terhuyung bahwa tes telah menunjukkan "sesuatu" pada Mei 2012, ketika diproduksi. Jelas, bukan sesuatu yang menjadi perhatian perusahaan karena mereka memungkinkan untuk pergi keluar," kata Key kepada Radio New Zealand.

Upaya perusahaan meyakinkan konsumen datang setelah Administrasi Makanan dan Minuman China menginstruksikan pejabat dari tiga perusahaan yang mengimpor produk Fonterra segera menghentikan penjualan, mengingat semua produk makanan menggunakan bahan yang dipertanyakan.

Produk yang digunakan untuk membuat susu formula dan minuman ringan, diduga telah terkontaminasi bakteri yang dapat menyebabkan botulism. Di mana China adalah pasar formula susu terbesar di dunia.

Administrasi Umum Pengawasan Kualitas, Inspeksi dan Karantina (AQSIQ) telah memperingatkan konsumen atas dugaan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Perluas Lockdown,...
China Perluas Lockdown, Perusahaan Multinasional Kena Imbasnya
Perusahaan Susu di China...
Perusahaan Susu di China Memeras Laba Saat Pandemi
Masalah Ekonomi China...
Masalah Ekonomi China Bertambah, Raksasa Properti Country Garden Rugi Rp114,8 Triliun
Industri China Terseok-seok...
Industri China Terseok-seok 7 Bulan Beruntun, Perusahaan Tak Lagi Cuan
China Dianggap Jadi...
China Dianggap Jadi Ancaman Utama Terhadap Ekonomi Inggris
Ramalan Morgan Stanley...
Ramalan Morgan Stanley Soal Kebangkitan Ekonomi China di Tahun Baru 2022
Berita Terkini
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 menit yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
1 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
1 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
2 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved