Sistem SKK migas buka peluang penyuapan

Rabu, 14 Agustus 2013 - 14:47 WIB
Sistem SKK migas buka...
Sistem SKK migas buka peluang penyuapan
A A A
Sindonews.com - Pengamat Perminyakan, Kurtubi mengaku tidak kaget dengan penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dini hari tadi, atas dugaan penerimaan suap.

Pasalnya, menurut dia, sistem pengelolaan migas di Indonesia yang saat ini berada di bawah naungan lembaga bernama SKK Migas tersebut dipandang telah menciptakan peluang-peluang untuk terjadinya praktik penyuapan seperti yang menimpa Rudi Rubiandini.

"Dari sistem pengelolaan migas kita saja ini sudah salah. Jadi menimbulkan peluang-peluang untuk terjadinya penyuapan," ujar Kurtubi saat dihubungi Sindonews, Rabu (14/8/2013).

Kondisi yang dimaksud Kurtubi adalah, kebijakan yang diterapkan SKK Migas dalam mengelola minyak nasional dengan menunjuk pihak lain yang notabenenya merupakan perusahaan asing dalam rangka melakukan penjualan atau perdagangan produk minyak nasional.

"Jadi ini kondisinya SKK Migas ingin menjual minyaknya ke luar. Tapi dia tidak bisa menjual minyaknya sendiri, jadi harus menunjuk pihak lain," terang dia.

Padahal, lanjut dia, sistem yang diterapkan tersebut sangat berisiko menimbulkan peluang-peluang penyuapan terhadap aparat pelaksananya mengingat dalam praktiknya setiap perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan akan berlomba memperoleh hak penjualan atas produk minyak tersebut, yang salah satunya adalah dengan menyuap pemangku kebijakan yang bersangkutan.

"Sistem ini yang salah karena justru membuka peluang untuk terjadinya penyuapan. Harusnya ini ditenderkan, bahkan harusnya tidak perlu menunjuk pihak lain. Harusnya minyak kita ya dijual saja sendiri. Jadi kalau pun ada keuntungannya itu bisa 100 persen untuk negara bukan untuk pihak lain," pungkas dia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
29 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved