Komisi Eropa peringatkan pemulihan rapuh zona euro

Rabu, 14 Agustus 2013 - 19:34 WIB
Komisi Eropa peringatkan...
Komisi Eropa peringatkan pemulihan rapuh zona euro
A A A
Sindonews.com - Zona euro akhirnya lolos dalam resesi 18 bulan yang melumpuhkan jutaan pekerjaan. Namun, komisi Eropa dengan cepat memperingatkan bahwa reformasi struktural sulit, termasuk kebijakan penghematan tidak populer harus dikejar tanpa membiarkan naik, agar pemulihan bertahan.

"Cara masih sangat panjang sebelum kita mencapai tujuan akhir pertumbuhan berkelanjutan yang memberikan lebih banyak pekerjaan," kata Komisaris Uni Eropa Urusan Ekonomi, Olli Rehn, seperti dilansir dari AFP, Rabu (14/8/2013).

Sebanyak 17 negara zona euro, rumah bagi sekitar 340 juta orang, tumbuh 0,3 persen dalam tiga bulan sampai Juni 2013, melampaui perkiraan analis 0,2 persen.

Sebaliknya pada kuartal pertama, perekonomian menyusut 0,3 persen, memperpanjang resesi - didefinisikan sebagai laporan negatif berturut-turut.

"Zona euro harus menjaga laju reformasi ekonomi, mendapatkan kembali kontrol atas gunung utang dan membangun pilar persatuan ekonomi serta moneter dengan tidak memberikan celah bagi bankir nakal yang tidak bertanggung jawab," tandas Rehn.

Kantor statistik Eropa, Eurostat menunjukkan sebanyak 17 negara zona euro membutuhkan waktu tujuh kuartal untuk kembali ke pertumbuhan 0,3 persen, disesuaikan secara musiman. Masing-masing ekonomi Spanyol turun 0,1 persen pada kuartal ini, sementara Italia dan Belanda susut 0,2 persen. Situasi tersebut ditebus Portugal yang membukukan ekspansi 1,1 persen, sebagai pertumbuhan tercepat di zona euro dalam tiga bulan sampai Juni.

Sementara pertumbuhan dua negara terbesar di kawasan itu, Jerman melonjak 0,7 persen dan Perancis meningkat sebesar 0,5 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
10 Negara Termiskin...
10 Negara Termiskin di Eropa, Salah Satunya Lagi Perang
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved