Di sinilah pegawai baru bea cukai akan ditempatkan
Senin, 19 Agustus 2013 - 19:14 WIB
Di sinilah pegawai baru bea cukai akan ditempatkan
A
A
A
Sindonews.com - Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono mengatakan, tambahan pegawai sebanyak 980 pada 2013 dan 2.000 sampai 2.200 pada 2014 akan dialokasikan untuk mengisi pos-pos Bea Cukai yang kekurangan personil dan membutuhkan tambahan.
Salah satunya adalah Anak Buah Kapal (ABK) di kapal patroli Bea dan Cukai yang masih kurang dari kuota pada kapal patroli itu sendiri. Di mana satu kapal biasanya terisi 25 orang tetapi sekarang hanya 15 orang yang mengisi.
"Lawyer juga masih kurang, auditor bahkan sangat kurang, untuk pemeriksaan (custom) juga harus ditambah. Belum lagi di perbatasan dan remote area," ujar Agung di gedung Bea Cukai, Jakarta, Senin (19/8/2013).
Secara khusus, tambahan pegawai juga akan dialokasikan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki tingkat kerawanan penyelundupan sangat tinggi.
Pihaknya ingin memperkuat wilayah Indonesia Timur karena wilayah tersebut rawan illegal logging, illegal fishing, dan entry (tempat masuk) narkoba. "Jadi tambahan itu untuk coverage," katanya.
Sebelumnya, Agung sudah mengutarakan bahwa bea dan cukai sudah merekrut sebanyak 980 orang pegawai baru dan masih akan terus menambah hingga tahun depan.
"Tahun depan kami akan merekrut 2.000 sampai 2.200 orang pegawai baru. Tetapi idealnya memang 5.000 orang," ujar dia.
Salah satunya adalah Anak Buah Kapal (ABK) di kapal patroli Bea dan Cukai yang masih kurang dari kuota pada kapal patroli itu sendiri. Di mana satu kapal biasanya terisi 25 orang tetapi sekarang hanya 15 orang yang mengisi.
"Lawyer juga masih kurang, auditor bahkan sangat kurang, untuk pemeriksaan (custom) juga harus ditambah. Belum lagi di perbatasan dan remote area," ujar Agung di gedung Bea Cukai, Jakarta, Senin (19/8/2013).
Secara khusus, tambahan pegawai juga akan dialokasikan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki tingkat kerawanan penyelundupan sangat tinggi.
Pihaknya ingin memperkuat wilayah Indonesia Timur karena wilayah tersebut rawan illegal logging, illegal fishing, dan entry (tempat masuk) narkoba. "Jadi tambahan itu untuk coverage," katanya.
Sebelumnya, Agung sudah mengutarakan bahwa bea dan cukai sudah merekrut sebanyak 980 orang pegawai baru dan masih akan terus menambah hingga tahun depan.
"Tahun depan kami akan merekrut 2.000 sampai 2.200 orang pegawai baru. Tetapi idealnya memang 5.000 orang," ujar dia.
(izz)
Lihat Juga :