Ratifikasi FCTC, industri rokok terancam mati

Kamis, 22 Agustus 2013 - 17:27 WIB
Ratifikasi FCTC, industri...
Ratifikasi FCTC, industri rokok terancam mati
A A A
Sindonews.com - Kalangan industri rokok nasional secara tegas menolak atas rencana pemerintah melalui Kementerian Kesehatan meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC).

Ketua Komite Tetap Industri Makanan, Minuman dan Tembakau Kadin, Thomas Darmawan menegaskan, saat ini seluruh industri menolak ditandatanganinya FCTC karena akan berdampak negatif pada industri rokok nasional. "Industri rokok skala kecil dan besar menolak ratifikasi," ujar dia dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (22/8/2013).

Dia menjelaskan, penolakan yang dilontarkan kalangan usaha tersebut lantaran mereka melihat bahwa diterbitkannya FCTC bukan lagi untuk pengendalian atau pembatasan lagi melainkan untuk pelarangan.

"Sekarang ini FCTC semangatnya untuk pelarangan bukan pengendalian atau pembatasan lagi. Alhasil pengusaha kompak menolak. Mudah-mudahan mampu menjelaskan posisi industri," terangnya.

Sekadar catatan, pada tahun ini produksi rokok ditargetkan mencapai 332 miliar batang. Target itu kemungkinan besar akan meleset jika pemerintah ngotot meratifikasi FCTC.

Tahun lalu industri rokok termasuk rokok yang diproduksi rumah tangga mampu memproduksi 301 miliar batang rokok. Jika FCTC diterapkan, maka pengusaha rokok kretek paling terkena dampak.

Sudah jelas bahwa efek terparah dari FCTC adalah eliminasi produk rokok kretek. Dengan berbagai standar yang dipakai di FCTC, sama saja aturan itu menegaskan bahwa kretek tak boleh diproduksi di Indonesia.

"Melarang kretek sama saja menghilangkan tanaman tembakau di Indonesia," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakar Paparkan Sains...
Pakar Paparkan Sains dan Teknologi di Balik Tembakau Inovatif Bebas Asap
Siasat Produsen Rokok...
Siasat Produsen Rokok Hadapi Pelemahan Daya Beli
Foom Berupaya Bantu...
Foom Berupaya Bantu Perokok Beralih ke Cara yang Lebih Aman
Pelaku IHT Duga Ada...
Pelaku IHT Duga Ada Tekanan Pihak Tertentu Soal Kenaikan Cukai Rokok
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Rokok Klembak Menyan
Menelisik Fenomena Rokok...
Menelisik Fenomena Rokok Ilegal
Berita Terkini
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
3 menit yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
13 menit yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
25 menit yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
33 menit yang lalu
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
37 menit yang lalu
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
1 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved