Pertumbuhan ekonomi Inggris Q2 meningkat 0,7%

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 16:19 WIB
Pertumbuhan ekonomi...
Pertumbuhan ekonomi Inggris Q2 meningkat 0,7%
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan ekonomi Inggris pada kuartal kedua (Q2) 2013 lebih tinggi dari perkiraan awal, dibantu sektor konstruksi, manufaktur dan perdagangan.

Kantor Statistik Nasional, ONS mengatakan, produk domestik bruto (PDB) naik 0,7 persen dari kuartal pertama, ketika tumbuh 0,3 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebesar 0,6 persen.

Ekspor meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun, dan perdagangan bersih menyumbang 0,3 poin persentase terhadap PDB.

Tanda-tanda bahwa pertumbuhan Inggris mendapatkan traksi telah mendorong beberapa ekonom menaikkan perkiraan ekonomi tahun ini.

"Kenaikan dalam kegiatan ekonomi baru-baru ini harus meningkatkan kepercayaan dan sebagainya untuk memulai lingkaran dalam meningkatkan sentimen serta kenaikan lebih lanjut dalam output," kata Vicky Redwood, ekonom Capital Economics, London, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (23/8/2013).

Manufaktur tumbuh 0,7 persen pada kuartal kedua, lebih tinggi dari 0,4 persen perkiraan awal. Sementara pertumbuhan konstruksi direvisi menjadi 1,4 persen dari 0,9 persen. Pertumbuhan sektor jasa bagian terbesar dari perekonomian direvisi ke 0,6 persen.

Ekspor Inggris naik 3,6 persen dalam tiga bulan sampai Juni, terbesar sejak kuartal keempat pada 2011. Sementara impor meningkat 2,5 persen. Perdagangan bersih telah menambah PDB selama dua kuartal berturut-turut, sebagai yang pertama sejak kuartal awal 2011.

Belanja konsumen naik 0,4 persen, belanja pemerintah meningkat 0,9 persen dan pembentukan modal tetap bruto naik 1,7 persen.

Dalam rilis terpisah, ONS mencatat investasi bisnis naik 0,9 persen pada kuartal kedua dari tiga bulan sebelumnya, dan turun 3,5 persen dari tahun lalu.

Tanda-tanda kekuatan dalam ekonomi global memperkuat prospek Inggris. Di mana sektor jasa zona euro diperluas untuk pertama kalinya dalam 19 bulan pada Agustus, dan data manufaktur China secara tak terduga meningkat. Sementara ekonomi AS tumbuh 1,7 persen dalam tingkat tahunan pada kuartal kedua.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved