Hindari kerugian, perajin tahu perkecil ukuran

Senin, 26 Agustus 2013 - 09:33 WIB
Hindari kerugian, perajin...
Hindari kerugian, perajin tahu perkecil ukuran
A A A
Sindonews.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Seikat (USD) berimbas terhadap naiknya kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe yang sangat digemari masyarakat. Para perajin tahu dan tempe mengaku harus memutar otak agar tidak merugi akibat kenaikan harga kedelai ini.

Untuk menyiasati hal itu, di Kartasura Sukoharjo misalnya, para perajin mulai mengubah ukuran tahu menjadi lebih kecil hingga mengurangi bahan baku kedelai. Dalam satu kotak biasanya dibuat ukuran 10x10, kini dibuat menjadi 11x11 atau lebih kecil dari biasanya.

"Sedangkan untuk ukuran 16x16 sudah tidak berani dibuat karena rugi," kata perajin tahu, Suradi di Kartasura, Senin (26/8/2013).

Dari harga kedelai semula sekitar Rp7.400/kilogram (kg). Namun, dalam dua pekan terakhir naik menjadi Rp8.600/kg. Kenaikan harga ini sangat dirasakan oleh para pengrajin tahu yang setiap kali produksi hanya mendapat keuntungan tipis.

Dalam sekali masak, pengrajin biasanya mendapat selisih keuntungan sekitar Rp3.000, namun keuntungan yang diperoleh setelah harga kedelai naik menjadi Rp1.000. Kenaikan harga kedelai ini bukan yang pertama kali dirasakan oleh para pengerajin tahu, namun melemahnya rupiah terhadap USD membuat membuat mereka terpuruk.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada solusi dari pihak terkait untuk mengatasi masalah harga kedelai yang sampai saat ini harus impor.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
48 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved