UKM terancam gulung tikar jika rupiah terus melemah

Senin, 26 Agustus 2013 - 16:52 WIB
UKM terancam gulung...
UKM terancam gulung tikar jika rupiah terus melemah
A A A
Sindonews.com - Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mengandalkan 60 persen material impor, terancam gulung tikar apabila kurs rupiah tembus di angka Rp12.000 per dolar Amerika Serikat (USD).

Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Barat, Yusuf Suhyar mengatakan, industri yang paling terkena dampaknya yaitu mereka yang menggunakan skema kontrak jangka pendek antara 1-2 bulan.

Sementara mereka yang menggunakan skema kontrak perdagangan jangka panjang minimal enam bulan, bisa terselamatkan. Sayang, industri yang menggunakan skema kontrak jangka pendek cukup banyak jumlahnya.

"Di Jawa Barat, cukup banyak yang melakukan kontrak perdagangan jangka pendek. Mulai dari sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), industri kimia, dan lainnya. Mereka sangat rawan atas kelangsungan usahanya," ujar dia di Bandung, Senin (26/8/2013).

Industri itu, kata dia, menanggung kurugian cukup besar akibat tidak stabilnya nilai tuka rupiah terhadap USD. Sayangnya, tidak sedikit dari pelaku usaha yang berpotensi terkena dampak pelemahan rupiah adalah pelaku UKM.

Sektor ini dinilai Yusuf sangat berpotensi gulung tikar apabila kurs rupiah terus melemah. Mereka, dikhawatirkan tidak mampu membeli bahan baku impor, dan memilih menghentikan usahanya.

Dia menyatakan, apabila rupiah tidak kunjung stabil, pihaknya khawatir akan terjadi perlambatan impor. Kendati sulit diprediksi, pihaknya tidak mengelak adanya perkiraan mengenai terjadinya perlambatan ekspor-impor Jabar sekitar 15 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
7 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved