Ini empat kebijakan Kemenkeu hadapi gejolak ekonomi

Rabu, 28 Agustus 2013 - 11:02 WIB
Ini empat kebijakan...
Ini empat kebijakan Kemenkeu hadapi gejolak ekonomi
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri akhirnya membeberkan strategi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi untuk menghadapi gejolak perekonomian yang terjadi saat ini.

Menurutnya, sebagai bagian dari paket kebijakan ekonomi tersebut, Kemenkeu telah merevisi dan menerbitkan empat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat.

"Pertama adalah relaksasi kebijakan pada Kawasan Berikat. Di mana ada penambahan alokasi untuk penjualan lokal untuk seluruh jenis barang dari sebelumnya 25 persen lokal, 75 persen impor menjadi 50 persen lokal dan 50 persen impor," ujar Chatib di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (28/8/2013).

Kedua, penerbitan PMK terkait penghapusan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk produk tertentu yang sudah tidak tergolong barang mewah.

"Ketiga adalah PMK terkait pemberian fasilitas pembebasan PPN atas impor atau penyerahan buku yang meliputi semua buku non fiksi," ujar dia.

Terakhir, kata Chatib, penerbitan PMK terkait pemberian pengurangan besarnya PPh Pasal 25 dan penundaan pembayaran PPh Pasal 29/2013 bagi wajin pajak tertentu.

"Wajib pajaknya adalah industri tekstil, pakaian jadi, alas kaki, furnitur, dan mainan anak-anak yang tidak melakukan PHK," paparnya.

Menkeu menjelaskan, keempat PMK tersebut berlaku sejak diundangkan dan untuk itu unit di Kemenkeu segera sosialisaikan dan menyiapkan pengimplementasiannya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
39 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved