Harga properti di Yogyakarta akan naik 10%

Rabu, 28 Agustus 2013 - 17:17 WIB
Harga properti di Yogyakarta...
Harga properti di Yogyakarta akan naik 10%
A A A
Sindonews.com - Harga properti di Kota Yogyakarta diperkirakan akan naik hingga 10 persen sampai akhir 2013. Namun, kenaikan ini bukan karena semata-mata pengaruh nilai tukar USD terhadap rupiah.

Namun, lebih kepada koreksi pasar atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tingkat suku bunga, dan inflasi. Sekretaris DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY, Andi Wijayanto mengatakan, kenaikan BBM telah membuat harga material naik.

Kenaikan ini tidak lepas dari kenaikan biaya transportasi yang bertambah sekitar 10 persen. Kondisi ini juga akan diperparah dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi. Belum lagi penyesuaian tingkat suku bunga yang akan dilakukan kalangan perbankan.

"Sebenarnya ini karena dampak BBM dan inflasi, kalau kenaikan dolar tidak seberapa," ujar Andi.

Dia mengatakan, material yang dipakai saat ini lebih banyak menggunakan materi lokal. Hanya sebagian kecil properti yang didatangkan dari luar negeri. Sehingga impor material ini sudah tidak banyak dan tergantikan material dalam negeri.

Meskipun harga akan naik, Andi optimistis pasar properti di Kota Yogyakarta tetap bagus. Dia menilai, Yogyakarta banyak diincar investor untuk menanamkan investasinya. Terbukti banyak kondotel, apartemen yang dikembangkan investor luar daerah. "Selain untuk hunian, banyak yang membeli properti untuk investasi," jelasnya.

Sementara, Ketua DPD REI, Remigius Edi Waluyo mengatakan, investasi properti cukup menguntungkan. Seperti di Jakarta, banyak pemilik modal membeli sejumlah properti. Dalam beberapa tahun mereka akan melepas lagi dan akan mendapatkan untung lumayan.

"Daripada mobil, investasi properti lebih menguntungkan dan ini menjadikan properti cukup bergairah," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
3 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
20 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
30 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved