DPR-pemerintah sepakati asumsi makro RAPBN 2014

Kamis, 29 Agustus 2013 - 20:44 WIB
DPR-pemerintah sepakati...
DPR-pemerintah sepakati asumsi makro RAPBN 2014
A A A
Sindonews.com - Komisi XI DPR RI dan Pemerintah menyepakati asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014. Pertumbuhan ekonomi 2014 dipatok sebesar 6 persen, tingkat inflasi 5,5 persen, nilai tukar rupiah dipatok sebesar Rp10.500 per dolar, Suku Bunga SPN 3 bulan dipatok sebesar 5,5 persen.

"Dengan begitu kami memutuskan kesepakatan pemerintah dengan DPR mengenai asumsi tersebut yaitu inflasi dan nilai tukar rupiah. Sedangkan tingkat bunga SPN 3 bulan masih sama seperti sebelumnya," ujar Ketua Komisi XI Olly Dondokambey sambil mengetuk palu, Kamis (29/8/2013).

Sedangkan asumsi makro yang lain seperti harga ICP, lifting minyak, dan lifting gas masih dalam tingkat pembahasan antara pemerintah dengan Komisi VII.

Dalam rapat tersebut hampir tidak ada permintaan revisi yang cukup signifikan yang dilontarkan oleh mayoritas anggota Komisi. Seperti contoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hanya mengusulkan perubahan pada asumsi nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi yakni Rp10 ribu dan 6,1 persen. Sedangkan Partai Golkar juga hanya mengusulkan perubahan asumsi pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yaitu sebesar Rp 10.500.

Sementara Menteri Keuangan M Chatib Basri mengaku angka tersebut realistis dengan kondisi perekonomian saat ini. "Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Komisi XI. Kami percaya bahwa ini merupakan sinyal baik kepada pasar bahwa pemerintah realistis dengan kondisi saat ini," ujar Chatib.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved