Produksi ikan tangkap di Sulsel meningkat

Minggu, 01 September 2013 - 12:54 WIB
Produksi ikan tangkap...
Produksi ikan tangkap di Sulsel meningkat
A A A
Sindonews.com - Produksi ikan tangkap di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan peningkatan yang signifikan hingga 40 ton perhari.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Miftahuddin mengungkapkan, di tempat pelelangan ikan (TPI) Paotere misalnya, terjadi peningkatan 100 persen. Jika sebelumnya nelayan hanya mampu menangkap 20 ton perhari, saat ini naik menjadi 40 ton perhari.

"Peningkatan produksi juga terjadi dibeberapa TPI yang tersebar di kabupaten di Sulsel seperti Bulukumba, Palopo, Sinjai, dan Bone. Setiap hari nelayan mampu menangkap ikan diatas 10 ton," ungakpnya, Minggu (1/9/2013).

Seperti diketahui, indeks harga sektor perikanan termasuk yang menunjukkan fluktuasi harga, namun harga ikan sampai saat ini masih relatif tinggi karena BBM naik. Hanya saja, meski terjadi peningkatan produksi perikanan tangkap, akan tetapi perikanan budidaya justru menunjukkan penurunan hingga 0,30 persen.

Karena itu, lanjutnya, Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel terus melakukan pembinaan dengan cara melakukan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan budidaya perikanan.

BPS Sulsel merilis peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi di aprli lalu terjadi si subsektor perikanan. Sementara pada bulan juli-Agustus 2013 telah mencapai 111,42 persen. Terkait indeks harga yang diterima petani pada subsektor perikanan sekarang berada di posisi 2,54 persen.

Harga beberapa jenis ikan laut di pasar tradisional di Makassar memang masih tinggi seperti ikan cakalang ukuran sedang harganya masih berkisar Rp10 ribu perekor.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved