Sore ini, rupiah di level Rp11.411/USD
Rabu, 04 September 2013 - 16:25 WIB
Sore ini, rupiah di level Rp11.411/USD
A
A
A
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini makin menguat berdasarkan data Bloomberg, namun berdasarkan data Bank Indonesia makin melempem seiring anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meninggalkan level 4.100.
Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah ditutup di level Rp11.411/USD atau menguat 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.445/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Rabu (4/9/2013) tembus level Rp11.093/USD, melemah signifikan sebesar 110 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.983/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.030/USD, dengan kisaran Rp10.9755-11.125/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding hari kemarin di harga Rp10.975/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.033/USD, terdepresiasi 55 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.978/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, gerak rupiah hari ini dipengaruhi IHSG yang kembali berakhir di jalur merah. Selain itu, defisit neraca perdagangan yang makin melebar hingga USD2,31 miliar juga mendorong melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang USD.
"Bursa IHSG turut menambah tekanan terhadap rupiah hari ini," kata dia.
Sementara Bank Indonesia yang mengadakan lelang Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) tenor satu dan tiga bulan dengan target Rp3 triliun dalam rangka pendalaman pasar keuangan melalui instrumen pasar uang tidak memberi dampak positif terhadap appetite pelaku pasar hari ini.
Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah ditutup di level Rp11.411/USD atau menguat 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.445/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Rabu (4/9/2013) tembus level Rp11.093/USD, melemah signifikan sebesar 110 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.983/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.030/USD, dengan kisaran Rp10.9755-11.125/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding hari kemarin di harga Rp10.975/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.033/USD, terdepresiasi 55 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.978/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, gerak rupiah hari ini dipengaruhi IHSG yang kembali berakhir di jalur merah. Selain itu, defisit neraca perdagangan yang makin melebar hingga USD2,31 miliar juga mendorong melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang USD.
"Bursa IHSG turut menambah tekanan terhadap rupiah hari ini," kata dia.
Sementara Bank Indonesia yang mengadakan lelang Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) tenor satu dan tiga bulan dengan target Rp3 triliun dalam rangka pendalaman pasar keuangan melalui instrumen pasar uang tidak memberi dampak positif terhadap appetite pelaku pasar hari ini.
(rna)