Pefindo revisi prospek peringkat SIMP jadi negatif

Minggu, 08 September 2013 - 11:52 WIB
Pefindo revisi prospek...
Pefindo revisi prospek peringkat SIMP jadi negatif
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA kepada PT Salim Invomas Pratama Tbk (SIMP) dan Obligasi I/2009 serta peringkat idAA(sy) untuk Sukuk Ijarah I/2009. Namun, Pefindo merevisi prospek peringkat SIMP dari stabil menjadi negatif.

Analis Pefindo Niken Indriarsih mengatakan, revisi peringkat korporasi SIMP tersebut untuk mengantisipasi volume produksi minyak sawit mentah (CPO) perseroan yang ebih rendah dengan harga komoditas yang juga lebih rendah.

"Itu yang dapat memperlemah proteksi arus kas perusahaan, sementara perusahaan juga masih memerlukan belanja modal yang cukup besar untuk menjaga profil perkebunannya," kata dia dalam keterangannya akhir pekan ini.

Peringkat tersebut, kata Niken mencerminkan diversifikasi produk dan area yang baik, kegiatan operasional yang terintegrasi secara vertikal dengan profil perkebunan yang baik untuk mengamankan kebutuhan bahan baku dan permintaan domsetik minyak sawit yang masih kuat.

Kendati demikian, peringkat itu dibatasi resiko cuaca yang tidak bisa diramal dan persaingan yang ketat pada bisnis untuk divisi minyak dan lemak nabati.

SIMP merupakan perusahaaan perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi riset dan pengembangan, pembibitan dan penanaman/perkebunan, kelapa sawit, pengolahan dan penyulingan minyak kelapa sawit dan pemasaran minyak goreng, margarine, lemak nabati dan produk turunnya.

Per akhir semester I tahun ini, saham perseroan sebesar 72 persen dimiliki Indofood Agri Resources Ltd, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memiliki 6,4 persen dan lain-lain termasuk publik mencapai 21,6 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
4 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
22 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
32 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved