Kembangkan UKM, CITI Indonesia siapkan USD690 ribu

Senin, 09 September 2013 - 19:15 WIB
Kembangkan UKM, CITI...
Kembangkan UKM, CITI Indonesia siapkan USD690 ribu
A A A
Sindonews.com - Citi Indonesia melalui Citi Peka, program corporate social reponsibility (CSR), menargetkan akan menyalurkan USD690 ribu untuk melaksanakan program kemasyarakatan bersama tujuh lembaga swadaya masyarakat (LSM) pada tahun ini. Setidaknya sejak 2004-2009 perseroan telah menyalurkan USD6 juta untuk CSR-nya di Indonesia.

Director Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Agung Laksamana mengatakan, kerja sama CSR ini merupakan inisiatif Citi Indonesia yang bertujuan meningkatkan kesadaran finansial dan menghidupkan mikro entrepreneurship di masyarakat.

Dalam program micropreneurship perseroan terdapat tiga tujuan utama yaitu sebagai apresiasi untuk entepreneur, menjadikan bisnis model tersebut sebagai contoh, dan meningkatkan level bisnis UKM tersebut.

"Kami menjalin kerjasama dengan UKM Center FEUI dan mitra lokal di Surabaya untuk memberikan pelatihan bagi pelaku bisnis UKM di Jawa Timur," ujar Agung saat membuka workshop Citi Microentrepreneurship Award 2013 di Surabaya, Senin (9/9/2013).

Sementara LSM yang terpilih memenuhi empat kriteria, yakni pengembangan usaha, kapabilitas keuangan dan kepemilikan aset, pendidikan pemuda dan kesejahteraan serta keuangan mikro.

Ketujuh LSM tersebut yakni Yayasan Mitra Mandiri Indonesia, Yayasan Ladang Media, Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita, Plan International, Habitat for Humanity of Indonesia, dan UKM Center FEUI.

Kepala UKM Center FEUI Sisdjiatmo K. Widhaningrat mengatakan, keberadaan bisnis UKM sangat vital saat ini bagi perekonomian negara. Hal ini disebabkan bisnis UKM sangat strategis dan berdampak sangat luas apabila terjadi gangguan.

Misalnya dalam usaha tempe yang terganggu langkanya bahan baku kedelai. Kondisi tersebut langsung berdampak luas dan meresahkan masyarakat. "Saat ini perekonomian kita sangat bergantung pada bisnis UKM. Kalau beberapa perusahaan besar bangkrut dampaknya masih kalah dari terganggunya bisnis UKM. Karena perannya yang sangat strategis di masyarakat," ujar Sisdjiatmo dalam kesempatan yang sama.

Dia juga mencontohkan mitra lokalnya di Surabaya yaitu Koperasi Setia Bhakti Wanita (SBW) disebutnya sebagai contoh koperasi yang harus ditiru. Koperasi yang berdiri sejak 1978 tersebut saat ini memiliki anggota 1.200 orang mampu menjaga loyalitas anggotanya dengan pendekatan yang tepat sasaran.

"Seharusnya semua koperasi bisa berkembang seperti koperasi SBW. Bisnis modelnya harus dicontoh karena sangat mendukung pebisnis UKM," ujarnya.

Sementara itu Ketua Koperasi SBW, Darmiati Sudjono Sadjim mengatakan, program pembinaan dari UKM Center UI sangat dibutuhkan anggotanya. Dia mengakui saat ini omzet usaha koperasinya mampu mencapai Rp24 miliar per bulannya. Walaupun tidak ada kendala dalam memberikan pinjaman namun mereka tidak mempunyai tenaga ahli memberikan pelatihan bisnis UKM bagi anggotanya.

"Para peserta pelatihan berdatangan dari banyak kota di Jawa Timur. Ini merupakan bukti pelatihan ini sangat membantu pebisnis UKM disini. Pelatihan berkelanjutan semacam ini baru yang petama kami dapatkan," ujar Darmiati.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Caplok Bisnis Citigroup...
Caplok Bisnis Citigroup di 4 Negara, UOB Jadi Bank Terbesar di ASEAN
Citigroup Hengkang dari...
Citigroup Hengkang dari Bisnis Bank Ritel di 13 Negara, Ekonom: Konsolidasi Wajar Terjadi
Citigroup Umumkan Bakal...
Citigroup Umumkan Bakal PHK Ribuan Karyawan Mulai Hari Ini
Ambil Cuan dari Gejolak...
Ambil Cuan dari Gejolak Pasar Saham, Warren Buffett Tanam Duit Rp730 Triliun
Berita Terkini
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
1 jam yang lalu
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
1 jam yang lalu
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
1 jam yang lalu
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
2 jam yang lalu
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
2 jam yang lalu
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved