Rupiah terapresiasi ke level Rp11.323/USD
Selasa, 10 September 2013 - 12:25 WIB
Rupiah terapresiasi ke level Rp11.323/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini berdasarkan data Bloomberg terapresiasi di tengah makin positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini berada di level Rp11.323/USD. Sementara pagi tadi, pukul 09.30 WIB di level Rp11.358/USD. Posisi tersebut menguat dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.384/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.145/USD dengan kisaran Rp11.144-11.145/USD. Adapun, posisi sore kemarin berada di level Rp11.155/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah pagi hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.148/USD. Jika dibanding penutupan sore kemarin, posisi pagi ini menguat 25 poin, dimana rupiah sore kemarin di level Rp11.173/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini selain dipengaruhi IHSG yang positif, juga sentimen dari global, seperti Wall Street dan ekonomi Cina.
"Bursa IHSG yang kembali positif terimbas bursa Wall Street semalam diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini berada di level Rp11.323/USD. Sementara pagi tadi, pukul 09.30 WIB di level Rp11.358/USD. Posisi tersebut menguat dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.384/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.145/USD dengan kisaran Rp11.144-11.145/USD. Adapun, posisi sore kemarin berada di level Rp11.155/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah pagi hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.148/USD. Jika dibanding penutupan sore kemarin, posisi pagi ini menguat 25 poin, dimana rupiah sore kemarin di level Rp11.173/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini selain dipengaruhi IHSG yang positif, juga sentimen dari global, seperti Wall Street dan ekonomi Cina.
"Bursa IHSG yang kembali positif terimbas bursa Wall Street semalam diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia.
(rna)