Pemerintah tegaskan kedelai tak akan disubsidi

Selasa, 10 September 2013 - 15:16 WIB
Pemerintah tegaskan...
Pemerintah tegaskan kedelai tak akan disubsidi
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai, wacana subsidi harga kedelai tidak mungkin dilakukan pemerintah karena harga ditentukan oleh pasar.

Pasalnya, Bambang merasa dengan dikenakannya mekanisme tarif impor dan pembebasan kuota, maka pasar yang akan menentukan harga kedelai dan tidak perlu disubsidi lagi oleh pemerintah.

"Kan sudah dilepas kuota impornya, jadi biar pasar yang menurunkan harga kedelai," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Merespon tingginya harga kedelai yang telah menyentuh Rp10.000 per kg, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjanjikan penambahan suply kedelai di pasar dengan harapan dapat menekan harga kedelai yang kian melambung tinggi.

"Stok yang ada disalurkan segera untuk perajin tempe, dan sudah dibicarakan pada harga yang memang diserap perajin tahu tempe," kata Hatta..

Sebelumnya, Direktur Budidaya Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian Maman Suherman mengaku sedang melihat kemungkinan pemberian subsidi pada harga kedelai. Akan tetapi hal tersebut masih terganjal masalah anggaran di Kementerian Keuangan.

"Kita sering mendiskusikan hal ini dengan Kementerian Keuangan tapi masih terkendala anggaran," ujar Maman baru-baru ini.

Maman berujar, subsidi yang dimaksud contohnya seperti penggunaan biaya tarif masuk dipindahkan pemerintah untuk dialokasikan kepada stabilisasi harga.

"Misalnya impor kedelai dikasih biaya tarif 5 persen jadinya dapat Rp500 miliar per 1 juta ton kedelai. Hasil tarif Rp500 miliar bisa digunakan untuk stabilisasi harga," jelas Maman.

Namun Maman menyebut ketentuan yang utama dari subsidi harga kedelai adalah pemerintah wajib menyediakan Cadangan Kedelai Nasional (CKN) terlebih dahulu.

"Rasio cadangan kedelai tidak harus 100 persen namun 5 sampai 10 persen juga bisa. Misalnya dari total 2,5 juta ton kebutuhan kedelai, ada CKN sebesar 100 ribu ton yang disediakan," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
29 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved