Rupiah berakhir menguat ke Rp11.235/USD
Selasa, 10 September 2013 - 16:24 WIB
Rupiah berakhir menguat ke Rp11.235/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore ini melajutkan penguatannya seiring dengan melonjaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 4.338,81.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini menguat sebesar 149 poin ke level Rp11.235/USD dibanding posisi sore kemarin di Rp11.384/USD. Sementara pukul 09.30 WIB pagi tadi berada di level Rp11.358/USD dan siang menuju level Rp11.323/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada penutupan perdagangan Selasa (10/9/2013) di level Rp11.180/USD, menguat 8 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.188/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.145/USD dengan kisaran Rp11.160-11.510/USD. Posisi ini menguat dibanding sore kemarin yang berada di level Rp11.155/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.148/USD. Posisi tersebut menguat 25 poin dibanding sore kemarin di level Rp11.173/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini seiring dengan melonjaknya IHSG secara signifikan, yang terimbas sentimen dari global, seperti Wall Street dan ekonomi Cina.
"Selain itu, juga dipicu dari pemerintah yang hari ini mengadakan lelang surat utang negara (SUN) dengan target Rp8 triliun, yang memberi dampak positif terhadap rupiah hari ini," kata dia.
Padahal, rupiah sebelumnya masih dibayangi meredanya spekulasi penyesuaian oleh The Fed dalam waktu dekat, yang dapat memberi tekanan terhadap mata uang lokal.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini menguat sebesar 149 poin ke level Rp11.235/USD dibanding posisi sore kemarin di Rp11.384/USD. Sementara pukul 09.30 WIB pagi tadi berada di level Rp11.358/USD dan siang menuju level Rp11.323/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada penutupan perdagangan Selasa (10/9/2013) di level Rp11.180/USD, menguat 8 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.188/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.145/USD dengan kisaran Rp11.160-11.510/USD. Posisi ini menguat dibanding sore kemarin yang berada di level Rp11.155/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.148/USD. Posisi tersebut menguat 25 poin dibanding sore kemarin di level Rp11.173/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini seiring dengan melonjaknya IHSG secara signifikan, yang terimbas sentimen dari global, seperti Wall Street dan ekonomi Cina.
"Selain itu, juga dipicu dari pemerintah yang hari ini mengadakan lelang surat utang negara (SUN) dengan target Rp8 triliun, yang memberi dampak positif terhadap rupiah hari ini," kata dia.
Padahal, rupiah sebelumnya masih dibayangi meredanya spekulasi penyesuaian oleh The Fed dalam waktu dekat, yang dapat memberi tekanan terhadap mata uang lokal.
(rna)