Pembangunan rumah MBR terancam stagnan

Rabu, 11 September 2013 - 17:19 WIB
Pembangunan rumah MBR...
Pembangunan rumah MBR terancam stagnan
A A A
Sindonews.com - Pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terancam stagnan, setelah sejumlah developer mengeluhkan kenaikan biaya operasional akibat kenaikan BBM bersubsidi.

Saat ini, pembangunan rumah MBR melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di patok pada harga maksimal Rp88 juta. Harga tersebut dinilai tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan developer akibat kenaikan harga bahan bangunan. Kenaikan harga besi berkisar sekitar 10 persen juga cukup memberatkan developer.

"Dengan harga maksimal Rp88 juta saja, keuntungan developer sekitar 5 persen. Apalagi setelah ada kenaikan harga bahan bangunan seperti besi dan semen. Margin kami terlalu sedikit," kata Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jabar, Yana Mulyana Suparjo pada pameran properti di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Rabu (11/9/2013).

Sementara, beban lainnya seperti pengurusan izin, tidak ada kemudahan perizinan dalam membangun rumah MBR. Izin membangun rumah tersebut malah disamakan dengan izin membangun rumah kelas lainnya. Tak urung, biaya operasional untuk rumah murah justru terus membengkak.

Atas kondisi tersebut, developer untuk MBR saat ini memilih menghentikan pembangunan rumah murah tersebut untuk sementara waktu. Saat ini, developer memilih menghabiskan stok yang ada. Developer lebih memilih menunggu ada kepastian atas patokan harga baru untuk rumah yang mendapat FLPP.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
19 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved