Kemendag restui impor kedelai ditambah 1,1 juta ton
Kamis, 12 September 2013 - 10:10 WIB
Kemendag restui impor kedelai ditambah 1,1 juta ton
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyetujui untuk menambah impor kedelai sebanyak 1,1 juta ton hingga akhir tahun ini.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut, izin penambahan volume impor kedelai dari sebelumnya 580 ribu ton itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sekaligus menurunkan harga.
"Yang pasti, kita lakukan adalah relaksasi importasi dengan peningkatan jumlah izin dari 580 ribu ton ke 1,1 juta ton. Itu semuanya sesuai permintaan importir yang kemarin minta," ujar Gita di Gedung Kementerian Perindustrian, Rabu (11/9/2013) malam.
Gita menjelaskan, sebanyak 1,1 juta ton kedelai akan didatangkan dalam rentang waktu 1-1,5 bulan ke depan. Dengan begitu, diharapkan pada akhir tahun 2013, stok dan harga kedelai lebih stabil.
"Insya Allah bisa datang dalam waktu 1 bulan sampai 1,5 bulan, jadi stok sampai akhir tahun ini bisa kita pastikan cukup," tandas Gita.
Sementara itu, pemerintah juga sudah menetapkan Harga Beli Perajin (HBP) tahu dan tempe sebesar Rp8.490/kilogram (kg). Sedangkan harga yang dibeli dari petani, yaitu Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp7.000.
Dengan begitu Kementerian Perdagangan sudah memenuhi tuntutan para perajin tahu tempe dari sebelumnya sebesar Rp7.700/kg. Hal ini dilakukan untuk menurunkan harga kedelai, yang sempat menyentuh Rp10.000/kg.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut, izin penambahan volume impor kedelai dari sebelumnya 580 ribu ton itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sekaligus menurunkan harga.
"Yang pasti, kita lakukan adalah relaksasi importasi dengan peningkatan jumlah izin dari 580 ribu ton ke 1,1 juta ton. Itu semuanya sesuai permintaan importir yang kemarin minta," ujar Gita di Gedung Kementerian Perindustrian, Rabu (11/9/2013) malam.
Gita menjelaskan, sebanyak 1,1 juta ton kedelai akan didatangkan dalam rentang waktu 1-1,5 bulan ke depan. Dengan begitu, diharapkan pada akhir tahun 2013, stok dan harga kedelai lebih stabil.
"Insya Allah bisa datang dalam waktu 1 bulan sampai 1,5 bulan, jadi stok sampai akhir tahun ini bisa kita pastikan cukup," tandas Gita.
Sementara itu, pemerintah juga sudah menetapkan Harga Beli Perajin (HBP) tahu dan tempe sebesar Rp8.490/kilogram (kg). Sedangkan harga yang dibeli dari petani, yaitu Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp7.000.
Dengan begitu Kementerian Perdagangan sudah memenuhi tuntutan para perajin tahu tempe dari sebelumnya sebesar Rp7.700/kg. Hal ini dilakukan untuk menurunkan harga kedelai, yang sempat menyentuh Rp10.000/kg.
(rna)
Lihat Juga :