Kimia Farma bidik penjualan ritel Rp2,26 T

Minggu, 15 September 2013 - 17:30 WIB
Kimia Farma bidik penjualan...
Kimia Farma bidik penjualan ritel Rp2,26 T
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF), emiten BUMN bidang farmasi menargetkan penjualan ritel sampai akhir 2013 sebesar Rp2,26 triliun. Sampai dengan bulan Juli 2013, realisasi kinerja ritel Kimia Farma telah mencapai Rp1,30 triliun.

Corporate Secretary KAEF Djoko Rusdianto mengatakan, langkah atau strategi perseroan agar dapat mencapai angka target tersebut yakni dengan dua program yang akan dilakukan. Diantaranya intensifikasi dan ekstensifikasi.

Djoko menjelaskan, melalui program intensifikasi, perseroan akan melakukan revitalisasi outlet yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas outlet.

“Di antaranya dengan melakukan reformat, baik dari segi fisik bangunan, merchandise, lay out, maupun sistem dan kualitas layanan kami,” kata Djoko saat dihubungi di Jakarta, Minggu (15/9/2013).

Sedangkan program ekstensifikasi, yakni dengan membuka outlet baru, baik untuk apotek, klinik, laboratorium klinik, maupun optik di sejumlah lokasi di seluruh Indonesia. “Khusus untuk apotek, kami meluncurkan sistem franchise,” imbuh dia.

Terkait penambahan apotek, lanjutnya, perseroan menargetkan sampai akhir 2013 dapat membangun sekitar 150 outlet, sehingga di akhir tahun total jumlah apotek perseroan menembus angka 500 outlet.

Perseroan telah memiliki apotek sampai dengan tahun lalu sejumlah 412 unit apotek. Sedangkan sampai dengan Agustus 2013, jumlah apotek perseroan telah mencapai 452 outlet. Untuk 1 apotek, perseroan menyiapkan dana sekitar Rp700 juta.

“Kami melakukan pengembangan di seluruh Indonesia, disesuaikan dengan potensi dan perkembangan pasar,” ungkap dia.

Namun saat ini, kata dia, fokus utama perseroan masih berada di wilayah Jabodetabek. Dari total target pembukaan sekitar 150 apotek, 25 persen dilaksanakan di Jabodetabek kemudian diikuti di wilayah Bandung, Batam, Semarang dan kota-kota lain di Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved