Kemenperin gelar pameran industri kreatif Yogyakarta

Selasa, 17 September 2013 - 14:15 WIB
Kemenperin gelar pameran...
Kemenperin gelar pameran industri kreatif Yogyakarta
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar pameran industri kreatif Yogyakarta selama empat hari (17-20 September) di Plasa Pameran Industri Kemenperin.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kemenperin, Euis Saedah mengatakan, pameran ini diikuti sebanyak 63 perajin IKM dengan menampilkan berbagai produk unggulannya. Antara lain, batik, tenun, kulit, kayu, rajut, perak, tembaga, kerajinan wayang, herbal, aneka makanan dan lain-lain.

"Seperti telah kita ketahui, bahwa Yogyakarta adalah barometer produk kerajinan yang kaya kreativitas dan menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan selama ini. Karena itu, potensi tersebut akan terus ditingkatkan sehingga menjadi komoditas perdagangan yang memiliki daya saing tinggi," jelas dia dalam rilisnya, Selasa (17/9/2013).

Menurutnya, industri kreatif termasuk dalam IKM yang memiliki peran strategis, karena mampu memberikan sumbangan cukup besar bagi perekonomian nasional.

Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah IKM sebanyak 3,9 juta unit pada 2013, yang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 10,3 juta orang dan memberikan kontribusi terhadap nilai ekspor sebesar USD 19.579 juta.

Bahkan, nilai produksi IKM mencapai 753 triliun rupiah atau memiliki kontribusi sebanyak 10 persen dalam pembentukan PDB sektor industri terhadap PDB nasional.

Saat ini, kata dia, IKM dalam kondisi yang memprihatinkan, semenjak kenaikan harga BBM yang sangat memengaruhi perekonomian nasional. Namun demikian, untuk mempertahankan pertumbuhan perekonomian nasional perlu adanya terobosan-terobosan, terutama dalam rangka meningkatkan daya saing produk IKM serta efisiensi dan produktivitas IKM.

"Kenaikan harga BBM tersebut memengaruhi cost production sekitar 1 persen terhadap nilai produksi IKM. Untuk itu kami mengharapkan kepada seluruh IKM untuk selalu melakukan inovasi dan kreativitas agar pengaruh dari kenaikan BBM tidak terlalu besar terhadap pengembangan IKM," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
15 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
1 jam yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
1 jam yang lalu
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
2 jam yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
2 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved