Aprobi dukung larangan impor minyak sawit

Rabu, 18 September 2013 - 17:53 WIB
Aprobi dukung larangan...
Aprobi dukung larangan impor minyak sawit
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) mendukung penuh kebijakan larangan impor minyak sawit (CPO) dari Malaysia maupun negara produsen CPO lainnya. Pasalnya, harga di dalam negeri lebih murah dibanding harga impor.

"Kami mendukung kebijakan tersebut. Kita berdayakan potensi dalam negeri karena negara kita produaen terbesar minyak sawit, jadi tidak boleh impor," kata Secretary General Aprobi Paulus Cakrawan, Rabu (18/9/2013).

Lebih jauh Cakrawan menjelaskan, produksi secara nasional tahun lalu mencapai 670 ribu kl, sedangkan ekspor mencapai 1,5 juta kl.

"Sampai Agustus tahun ini, produksi mencapai 800 ribu kl, kemudian untuk ekspornya 870 ribu kl tentunya kita akan terus tingkatkan, " ujar dia.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengatakan, larangan impor dari luar bertujuan untuk mendukung penuh penyerapan CPO lokal yang produksinya sangat berlimpah di negeri sendiri. Dengan begitu, kebijakan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap upaya pemerintah menekan impor bahan bakar minyak (BBM).

"Pelaku industri biosolar tidak boleh beli dari Malaysia atau negara lainnya. Kalau ada apa-apa, laporkan dan kita cabut usahanya," tegas Susilo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Langkah Pengembangan...
5 Langkah Pengembangan Bahan Bakar Nabati Jadi Strategi Ketahanan Energi Nasional
Seberapa Hijaukah Bahan...
Seberapa Hijaukah Bahan Bakar Nabati? Awas Klaim Menyesatkan!
Avtur Berbahan Minyak...
Avtur Berbahan Minyak Sawit Bukan Upaya Sehari, Ini Prosesnya
Menakar Nilai Ekonomis...
Menakar Nilai Ekonomis Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Sawit
Ethanol untuk BBN Tanpa...
Ethanol untuk BBN Tanpa Cukai Bakal Jadi Magnet Bagi Dunia Usaha
Hasilkan Energi Ramah...
Hasilkan Energi Ramah Lingkungan, Legislator Ungkap Urgensi Bangun Pabrik Bioethanol
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved