Kopti minta pemerintah lindungi kedelai lokal

Sabtu, 21 September 2013 - 19:05 WIB
Kopti minta pemerintah...
Kopti minta pemerintah lindungi kedelai lokal
A A A
Sindonews.com - Ketua Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (Kopti) Soetaryo berharap penghapusan bea masuk kedelai dari sebelumnya 5 persen tersebut bersifat sementara untuk menekan harga kedelai impor yang melonjak. Di sisi lain, dia meminta pemerintah melindungi kedelai lokal agar tidak kalah bersaing dengan kedelai impor.

Pasalnya, dia menjelaskan, penghapusan bea masuk kedelai impor dalam jangka pajang dikhawatirkan membuat petani lokal sulit untuk bersaing menghadapi serbuan kedelai impor dari Amerika Serikat (AS).

"Jadi, kalau petani lokal belum panen, dilepas (dibebaskan bea impor), tetapi kalau pasokan sudah ada, kenakan lagi bea 5 persen tersebut. Begitu saja, dijadikan instrumen," katanya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (21/9/2013).

Selain itu, Soetaryo meminta agar Kementerian terkait, yaitu Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian saling berkoordinasi dalam mekanisme fleksibilitas kebijakan bea masuk kedelai impor.

"Jadi tetap melindungi kedelai lokal dengan cara membuka-tutup bea masuk tersebut. Jadi, saya minta penghapusan ini tidak bersifat permanen," tutup Soetaryo.

Seperti diketahui, karena ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor menyebabkan harga kedelai impor di pasar dalam negeri sempat menyentuh harga Rp10.000/kg. Akibat mahalnya harga kedelai tersebut, pemerintah memutuskan menghapus bea masuk impor kedelai. Langkah ini diyakini bisa menekan harga kedelai impor di pasaran.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
21 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved