Apindo minta transformasi BPJS tepat waktu

Rabu, 25 September 2013 - 16:22 WIB
Apindo minta transformasi...
Apindo minta transformasi BPJS tepat waktu
A A A
Sindonews.com - Pemerintah diminta segera memutuskan besaran iuran untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) agar proses transformasi PT Askes (persero) dan PT Jamsostek (persero) menjadi BPJS sesuai rencana.

Berdasarkan UU No 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), transformasi PT Askes (persero) menjadi BPJS Kesehatan berlaku 1 Januari 2014. Namun, sampai saat ini pemerintah belum memutuskan besaran iuran yang mesti dibayar perusahaan dan karyawan.

“Realisasi BPJS Kesehatan tinggal tiga bulan lagi, tetapi pemerintah belum memutuskan besaran iuran yang mesti dibayar perusahaan atau karyawan,” kata Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Deddy Widjaya pada Sosialisasi BPJS di Aston Tropicana, Jalan Djunjunan, Kota Bandung, Rabu (25/9/2013).

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) belum memutuskan besaran iuran BPJS Kesehatan. Hal itu disebabkan, pengusaha dan pekerja belum menyepakati besaran iuran 4 persen dari pemberi kerja dan 0,5 persen dari pekerja. Pekerja beranggapan, semua iuran mesti ditanggung perusahaan.

Apindo khawatir, persoalan tersebut menghambat proses transformasi BPJS, dalam melayani peserta Jamsostek dan Askes pada 1 Januari 2014. Keputusan besaran iuran BPJS Kesehatan, memberi ruang PT Askes dan PT Jamsostek mempersiapkan pelayanan peserta pada masa transisi.

“Setelah ada kesepakatan besaran iuran, Askes akan lebih cepat membuat kesepakatan pelayanan dengan pihak rumah sakit. Ini akan menguntungkan kami selaku peserta. Dengan harapan, pada masa transisi tidak ada kekecewaan pelayanan dari peserta Jamsostek atau Askes,” beber Deddy.

Apindo berharap, standar pelayanan di rumah sakit oleh BPJS Kesehatan setara dengan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved