RI tunggu studi Jepang soal Shinkansen di Jawa‬

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 10:28 WIB
RI tunggu studi Jepang...
RI tunggu studi Jepang soal Shinkansen di Jawa‬
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia menyambut baik tawaran Jepang yang berminat untuk membangun jalur kereta super cepat (Shinkansen) di pulau Jawa. Saat ini pemerintah sedang menunggu proses studi awal yang sedang dilakukan Jepang.‬

‪"Kami menyambut baik tawaran Jepang tersebut. Apalagi mereka bersedia untuk membangunnya dengan teknologi tinggi, termasuk biaya sendiri. Sekarang kami menunggu studi yang dilakukan mereka," kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Soesantono di sela-sela Unthinkable Week APEC 2013 di Discovery mall Kuta, Bali, Jumat (4/10/2013).‬

‪Menurutnya, teknologi kereta cepat yang ditawarkan Jepang dinilai lebih memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia. Pasalnya selain berteknologi tinggi, high speed train berkecepatan 300 kilometer per jam buatan Jepang lebih aman lantaran tak pernah mengalami masalah kecelakaan yang hebat.‬

‪Selain itu, pembiayaan yang dilakukan Jepang sendiri memudahkan pemerintah untuk membangun proyek-proyek strategis lainnya. "Nilai investasinya belum diketahui pasti. Tapi setidaknya mungkin lebih dari puluhan triliun. Ini tak melibatkan peran APBN, jadi kita bisa meneruskan proyek lainnya seperti trans Sumatera dan sebagainya," tuturnya.‬

‪Bambang menjelaskan, jika jadi terlaksana nantinya jalur kereta cepat yang akan dibangun antara Jakarta dan Surabaya akan dibangun melayang (elevated rail). Selain lebih mudah karena tanpa harus membebaskan tanah, jalur elevated jauh lebih aman. "Ini kecepatan tinggi loh, 450 kilometer itu hanya dua setengah jam. Bahaya kalau di bawah," ujarnya.

‪Terpisah, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Jepang Muhammad Lutfi menegaskan, Jepang saat ini sangat berminat untuk merealisasikan pembangunan Shinkansen di Indonesia. Hal ini dilakukan Jepang setelah sukses mengekspor teknologi tersebut ke Amerika Serikat dan China.‬

‪"Saat ini mereka sudah buat studinya untuk diterapkan di sini. JICA sudah siap untuk ajukan proposal ke kita. Tentunya hal ini akan dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi kita ke depan," ungkapnya.

Lutfi mengatakan,, keinginan Jepang ini sudah disampaikan langsung oleh Menteri Transportasi Jepang Akihiro Ohta kepada Menteri Perhubungan EE Mangindaan saat berkunjung ke Jepang beberapa waktu lalu. High speed train itu, direncanakan hadir dalam dua rute yakni Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya.

Khusus untuk jalur Jakarta-Bandung dibutuhkan terowongan karena lintasan kereta super cepat itu akan menembus gunung.‬ ‪Kereta peluru pertama kali dibuat pada 1964. Shinkansen di Jepang yang diluncurkan sejak 1996 sebelumnya, diklaim memiliki kecepatan sekitar 270 km per jam.

Jepang sukses menguji-coba pertama kali kereta peluru, atau dikenal sebagai Shinkansen, yang kecepatannya mencapai 311 mil per jam pada 4 Juni 2013.‬

‪Perjalanan dari Tokyo ke Nagoya, yang awalnya menempuh waktu perjalanan 90 menit, kini cukup ditempuh dalam 40 menit menggunakan Shinkansen terbaru itu. Kereta peluru, yang dikenal dengan nama kereta Maglev, menggunakan teknologi magnet agar bisa mendapatkan kecepatan tercepat kereta ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
37 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
46 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved