Perdagangan bebas RI-China terjadi sejak Dinasti Ming
Sabtu, 05 Oktober 2013 - 13:39 WIB
Perdagangan bebas RI-China terjadi sejak Dinasti Ming
A
A
A
Sindonews.com - CEO China National Cereals, Oils and Foodstuffs Corporation (Cofco) yang juga Co-Chairman APEC Business Advisory Council, Ning Gaoning meminta Indonesia tetap membuka pintu perdagangan bebas dengan Indonesia.
Menurutnya, perdagangan bebas Indonesia dan China sudah terjadi sejak masa lalu, sebelum adanya negara China dan Indonesia modern seperti sekarang ini.
"China datang dan berdagang ke Indonesia sejak 900 tahun lalu melalui Dinasti Ming. Waktu itu kita adalah negara termakmur dan sudah menjalankan perdgangan bebas dengan negara seperti Indonesia," tuturnya di Hotel Ayana, Bali, Sabtu (5/10/2013).
Dia melanjutkan, bahwa sampai hari ini walaupun dirinya masih meminta perdagangan bebas dengan Asia Tenggara termasuk Indonesia dibuka, tetap China akan tetap bergantung kepada komoditas asal Indonesia.
"Sampai sekarang ekonomi kami (China) masih tergantung minyak kelapa sawit dari Indonesia," lanjutnya.
Dia juga menyarankan Indonesia mulai membuka zona perdagangan bebas di beberapa titik wilayah seperti yang China lakukan di Shanghai dan beberapa titik yang juga akan dibuka.
"Saya pikir ABAC 2014 ini penting untuk membahas hal tersebut lebih dalam nantinya," pungkas dia.
Menurutnya, perdagangan bebas Indonesia dan China sudah terjadi sejak masa lalu, sebelum adanya negara China dan Indonesia modern seperti sekarang ini.
"China datang dan berdagang ke Indonesia sejak 900 tahun lalu melalui Dinasti Ming. Waktu itu kita adalah negara termakmur dan sudah menjalankan perdgangan bebas dengan negara seperti Indonesia," tuturnya di Hotel Ayana, Bali, Sabtu (5/10/2013).
Dia melanjutkan, bahwa sampai hari ini walaupun dirinya masih meminta perdagangan bebas dengan Asia Tenggara termasuk Indonesia dibuka, tetap China akan tetap bergantung kepada komoditas asal Indonesia.
"Sampai sekarang ekonomi kami (China) masih tergantung minyak kelapa sawit dari Indonesia," lanjutnya.
Dia juga menyarankan Indonesia mulai membuka zona perdagangan bebas di beberapa titik wilayah seperti yang China lakukan di Shanghai dan beberapa titik yang juga akan dibuka.
"Saya pikir ABAC 2014 ini penting untuk membahas hal tersebut lebih dalam nantinya," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :