Gerakan percepatan tanam padi dimulai di Ciamis

Selasa, 08 Oktober 2013 - 18:35 WIB
Gerakan percepatan tanam...
Gerakan percepatan tanam padi dimulai di Ciamis
A A A
Sindonews.com - Gerakan percepatan tanam padi tingkat Jawa Barat dimulai di wilayah Kabupaten Ciamis. Gerakan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi beras nasional dengan target surplus 10 juta ton pada 2014.

Dipilih Kabupaten Ciamis sebagai lokasi awal gerakan percepatan tanam menjelang musim hujan, karena Ciamis merupakan daerah dengan pasokan surplus beras cukup besar.

“Produksi padi Ciamis pertahun rata-rata 605 ribu ton gabah kering dengan rata-rata produksi mencapai 6,59 ton per hektare,” ujar Wakil Bupati Ciamis Iing Syam Arifien di sela membuka kegiatan gerakan menanam di Desa Golat, Kecamatan Panumbangan, kabupaten Ciamis, Selasa (8/10/2013).

Iing menyebutkan, Ciamis akan konsisten dan terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi melalui pelaksanaan program dan bantuan kepada petani, untuk mendukung oeningkatan beras nasional dengan pencapaian target surplus 10 juta ton pada 2014. “Dimulai gerakan tanam di Ciamis, karena beberapa lokasi di Ciamis tidak mengena kondisi cuaca,” kata Iing.

Iing mencontohkan, di Desa Golat, Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang dikelola oleh kelompok tani Mekar I, merupakan salah satu sentra produksi padi Ciamis yang pengairanya cukup terjamin dengan bantuan irigasi teknis dan irigasi pedesaan sehingga dalam satu tahun bisa melakukan massa tanam hingga tiga kali.

“Untuk mendukung kawasan ini, di kecamatan Panumbangan juga sudah berdiri Sub Terminal Agribisnis (STA), dengan aktivitas yang sudah baik. Dilengkapi, dengan mobil box pendingin, peralatan pasca panen dan alatpemasaran lainya,” ujar Iing.

Direktur Budidaya Serealia Fatan A Rasyin mewakili Dirjend Tanaman Pangan Kementrian Pertanian menyampaikan, target surplus padi nasional 10 juta ton per tahun pada 2014 merupakan target membutuhkan perhatian semua pihak.

“Terealisasi dan tidaknya target ini, sangat bergantung pada kesiapan petani Indonesia. Untuk itu, di semua daerah sektor pertanian perlu mendapat dukungan semua pihak termasuk pemerintah setempat,” kata Fatan.

Kepala Bidang Produksi Tanaman pangan Distan Provinsi Jabar Uneef Primadi menambahkan, produksi padi berdasarkan angka ramalan 2013 BPS sebesar 11,89 juta ton gabah kering atau meningkat 5,5 persen dibanding produksi tahun 2012 yang hanya mencapai 11,27 juta ton gabah kering. “Salah satu sentra produksinya ada di wilayah kabupaten Ciamis,” kata Uneef.

Uneef menambahkan, konsumsi per kapita per tahun di Jabar sebanyak 94,33 kg, sehingga produksi padi meningkat dengan surplus 2-3 juta ton. Karena jumlah konsumsi di Jabar juga terus meningkat, maka produksi harus terus digenjot.

“Target produksi padi 2014 sebanyak 12,5 juta ton dan khusus untuk Ciamis kami target 793,424 ton gabah kering. Salah satu cara untuk memenuhi target itu, yakni dengan penanaman tepat waktu. Untuk itu percepatan massa tanam kami pilih dari Kabupaten Ciamis,” pungkas Uneff.

Selain dihadiri pejabat pertanian pusat dan provinsi, gerakan percepatan tanam padi 2013 di Ciamis juga dihadiri langusng Danrem 062 Tarumanagara, Dandim 0613 Ciamis san unsur muspida plus.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved