Adira Insurance bidik segmen mikro

Rabu, 09 Oktober 2013 - 20:38 WIB
Adira Insurance bidik...
Adira Insurance bidik segmen mikro
A A A
Sindonews.com - PT Asuransi Adira Dinamika mulai menyasar pasar asuransi mikro yang memiliki tingkat pendapatan rendah. Perseroan saat ini masih mengandalkan produk micro financing yang mencatatkan premi mencapai Rp100 miliar.

Technical Deputy Director Adira Insurance, Rismauli Silaban mengatakan, saat ini kontribusi segmen mikro masih sangat kecil. Saat ini pertumbuhan premi penjualan produk asuransi mikro mencapai 5-10 persen. Namun untuk pertumbuhan preminya masih sangat kecil.

"Segmen mikro masih mengandalkan micro finance yang bekerjasama dengan Bank Danamon dan beberapa BPR. Kontribusi produk ini sebesar 4-5 persen, dengan jumlah nasabahnya dalam setahun rata-rata mencapai 250 orang. Produknya merupakan asuransi kerugian tanpa agunan untuk pengusaha UMKM," ujar Rismauli dalam jumpa persnya di Jakarta, Rabu (9/10/2013).

Dia juga mengatakan, perseroan juga sedang menggenjot produk di segmen mikro lainnya seperti asuransi demam berdarah (DBD). Produk ini memiliki premi Rp50 ribu per tahun dan mampu mengcover biaya hingga Rp5 juta. Saat ini produk tersebut masih memiliki 40 ribu nasabah setiap tahunnya setelah dua tahun diluncurkan.

"Produk ini baru berkembang dalam setahun terakhir dengan sistem marketing yang tepat. Kedepan kami juga akan meluncurkan produk asuransi tipus. Menariknya dua produk ini bisa diberikan untuk orang lain, seperti keluarga atau pembantu rumah tangga," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengatakan perkembangan asuransi mikro masih kesulitan dalam mencari jalur distribusi ke masyarakat. Hal ini membuat produk segmen tersebut belum maksimal digarap karena harga satuannya akan mahal. Kedepan perseroan berniat menggandeng beberapa bank demi meraih jalur distribusi yang lebih luas.

"Dengan bekerjasama dengan bank kami bisa mendistribusikan lebih luas sehingga sesuai tujuan meraih segmen unbankable," ujarnya.

Hingga saat ini produk khusus asuransi mikro cukup stabil karena perseroan mengelola resiko dengan baik. Walaupun begitu perseroan masih akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya berasuransi.

Perseroan berusaha mengedukasi masyarakat bahwa asuransi tidak akan merugikan karena perbandingan premi dan pertanggungjawaban bisa mencapai 100-1000 kali lipat. Perseroan memiliki empat produk utama dalam mikro seperti personal accident, properti, kendaraan bermotor, dan kesehatan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara Adira Finance Bidik...
Cara Adira Finance Bidik Pembiayaan Baru Hingga Akhir 2024
Industri Asuransi Bertahan...
Industri Asuransi Bertahan di Tengah Dinamika Investasi yang Fluktuatif
Kejagung Tetapkan Dirut...
Kejagung Tetapkan Dirut PT PRM Tersangka Korupsi PT Asuransi Jiwa Taspen
Bisnis Asuransi Mulai...
Bisnis Asuransi Mulai Dilirik Manager Terkena PHK saat Pendemi Covid-19
Askrindo Berikan Perlindungan...
Askrindo Berikan Perlindungan Wisatawan di Tempat Wisata
Asuransi Generali Bayar...
Asuransi Generali Bayar Klaim Covid Sebesar Rp32,9 Miliar
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
25 menit yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
31 menit yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
54 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
1 jam yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
1 jam yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
1 jam yang lalu
Infografis
Jadi Target Rudal AS,...
Jadi Target Rudal AS, Rusia Balas Ancam Bidik Kota-kota Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved