Penyerapan anggaran didominasi belanja pegawai

Kamis, 10 Oktober 2013 - 09:56 WIB
Penyerapan anggaran...
Penyerapan anggaran didominasi belanja pegawai
A A A
Sindonews.com - Direktorat Jenderal Perbendaharaan melaporkan, bahwa realisasi belanja negara hingga 30 September 2013 mencapai Rp1.092,7 triliun atau 63,3 persen dari pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 sebesar Rp1.726,2 triliun.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara yang dirilis Kementerian Keuangan, seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Kamis (10/10/2013), realisasi tersebut berasal dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp699,1 triliun dari pagu sebesar Rp1.196,8 triliun, dan transfer ke daerah sebesar Rp393,6 triliun dari pagu Rp529,4 triliun.

Realisasi belanja pegawai per 30 September 2013 mencapai 73,2 persen dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp233 triliun. Sedangkan realisasi belanja barang mencapai 40,3 persen dari pagu Rp206,5 triliun.

Realisasi belanja modal hingga akhir September tercatat Rp72,3 triliun atau 37,5 persen dari pagu yang sebesar Rp192,6 triliun. Sementara realisasi belanja subsidi energi telah mencapai Rp211,5 triliun atau 70,5 persen dari pagu Rp299,8 triliun.

Sementara, untuk realisasi pendapatan negara dan hibah mencapai Rp982,2 triliun atau 65,4 persen dari target sebesar Rp1.502 triliun, terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp980,7 triliun atau 65,5 persen dari target dan hibah Rp1,4 triliun atau 31,5 persen dari target.

Penerimaan perpajakan sendiri telah mencapai Rp751,9 triliun atau 65,5 persen dari target dalam APBN-P 2013 sebesar Rp1.184,4 triliun, sementara penerimaan negara bukan pajak mencapai Rp228,9 triliun atau 65,6 persen dari target Rp349,2 triliun.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menilai, realisasi penyerapan anggaran hingga kuartal III/2013 masih terlalu rendah, dan berharap bisa lebih dipercepat pada kuartal IV/2013.

Menurut dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak dalam mendorongan penyerapan anggaran. Karena masalah belanja, khususnya belanja modal, merupakan wewenang kementerian/lembaga masing-masing.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Anggaran yang...
Daftar Anggaran yang Dipangkas Prabowo, Tak Sentuh Bansos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved