Perusahaan asing peringatkan banjir di Thailand

Kamis, 10 Oktober 2013 - 19:41 WIB
Perusahaan asing peringatkan banjir di Thailand
Perusahaan asing peringatkan banjir di Thailand
A A A
Sindonews.com - Banjir yang melanda Thailand mengancam kawasan pabrik utama di Amata Nakorn Industrial Estate, Provinsi Chonburi. Sejumlah perusahaan internasional mengeluarkan peringatan atas lambannya pemerintah dalam menangani situasi tersebut.

Hujan lebat yang melanda kerajaan itu dalam beberapa hari terakhir di provinsi-provinsi tengah dan timur, membuat pabrik-pabrik internasional terendam.

"Kami belum menerima bantuan apapun dari pemerintah - kita kecewa dengan mereka," kata anggota tim manajemen anak perusahaan elektronik Jepang dan raksasa otomotif Mitsubishi.

"Kita tidak bisa menghitung kerugian sekarang," ujar sumber yang meminta tidak disebutkan namanya itu, seperti dilansir dari AFP, kamis (10/10/2013).

Dia menambahkan pabrik telah ditutup selama tiga hari dan sekitar 800 karyawan dipulangkan dengan gaji penuh.

Berbeda dengan banjir pada 2011 yang terkonsentrasi di wilayah utara, banjir tahun ini mengambil korban di basis manufaktur yang menguntungkan. Sehingga, mengganggu rantai pasokan global dan menyebabkan kontraksi dua digit dalam perekonomian.

Peter Coates, direktur Triumph Motorcycles, Thailand, yang juga memiliki sebuah pabrik di kawasan Amata, mengkritik respon banjir pemerintah. "Ini perlu dikelola, tidak dikelola," tandasnya.
(dmd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1584 seconds (11.97#12.26)