Kemungkinan peningkatan batas utang buat Wall Street positif

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 08:57 WIB
Kemungkinan peningkatan...
Kemungkinan peningkatan batas utang buat Wall Street positif
A A A
Sindonews.com - Indeks utama di Bursa Wall Street pada perdagangan hari Kamis waktu setempat melanjutkan penguatan tertinggi dalam sembilan bulan terakhir didukung sinyal adanya kemajuan dalam negosiasi untuk meningkatkan batas utang Amerika Serikat (AS).

Saat ini, investor fokus pada musim laba yang akan dimulai pada Jumat waktu setempat, dimulai dari laporan JP Morgan dan Well Fargo.

"Aktivitas aset akan sangat sensitif untuk beberapa hari ke depan. Beberapa orang telah menyelamatkan asetnya. Saya berharap kita semua fokus pada masalah ekonomi dan musim laba, tapi sayangnya perdagangan ini seperti layaknya drama," kata Presiden dan Manajer Portofolio Permanent Portofolio Funds Michael Cuggino seperti dilansir Reuters, Jumat (11/10/2013).

Partai Republik berusaha memecahkan kebuntuan dalam negosiasi dengan mengusulkan RUU guna menaikkan batas utang pemerintah. Proposal mereka kepada Presiden Obama meminta perpanjangan waktu jatuh tempo utang dari 17 Oktober sampai pertengahan atau akhir November agar terhindar dari gagal bayar dalam beberapa pekan.

"Apa ini berarti membuka pintu untuk diskusi dan negosiasi ketika sebelumnya memiliki dua sisi? Kami tidak tahu apakah dalam enam minggu kita akan berada di tempat yang sama, tapi setidaknya ini membuka kemungkinan dari kesepakatan yang langgeng," kata Co Chief Investment Oakbrook Investments LLC Peter Jankovskis.

Semalam, indeks Dow Jones naik 323,09 poin atau 2,18 persen ke 15.126,07; indeks S&P 500 naik 36,16 poin atau 2,18 persen ke 1.692,56 dan Nasdaq menguat 82,971 poin atau 2,26 persen ke 3.760,747.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
7 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved