RI-Korsel sepakati tujuh MoU senilai USD10 M
Jum'at, 11 Oktober 2013 - 16:33 WIB
RI-Korsel sepakati tujuh MoU senilai USD10 M
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menuturkan ada tujuh Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) yang dibicarakan antara Pemerintah Indonesia, Kadin Indonesia dan Korsel, serta Presiden Korsel Park Geun Hye.
Hatta mengungkapkan, tujuh MoU tersebut senilai USD10 miliar dan sebagian akan terealisasi pada 2013. Tetapi dia mengaku belum tahu dan penjelasan secara rinci dapat ditanyakan kepada Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan, Rizal Affandi Lukman.
"Tujuh MoU tersebut nanti Pak Rizal yang akan menyampaikan karena belum dimulai. Sektornya mulai dari sektor infrastruktur perkeretaapian, sampai ke sektor riil pabrik manufaktur dan sebagainya," jelas Hatta di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (11/10/2013).
Hatta juga mengungkapkan MoU tersebut merupakan awal dari target volume perdagangan Indonesia-Korsel sebesar USD50 miliar pada 2015 dan USD100 miliar pada 2020.
"Jadi ini juga forum antar pengusaha Indonesia dan Korsel. Total ada 300 pengusaha di dalam dan mereka B to B (Business to business) membahas betul usaha-usaha yang mereka akan pilih," lanjutnya.
Dia juga menyampaikan pesan Presiden Park Geun-Hye yang berpesan agar kedua negara dapat mencapai apa yang telah ditargetkan.
"Kita harus bisa mencapai apa yang sudah ditargetkan, itu volume perdagangan dan investasi yang baik," tandas Hatta.
Hatta mengungkapkan, tujuh MoU tersebut senilai USD10 miliar dan sebagian akan terealisasi pada 2013. Tetapi dia mengaku belum tahu dan penjelasan secara rinci dapat ditanyakan kepada Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan, Rizal Affandi Lukman.
"Tujuh MoU tersebut nanti Pak Rizal yang akan menyampaikan karena belum dimulai. Sektornya mulai dari sektor infrastruktur perkeretaapian, sampai ke sektor riil pabrik manufaktur dan sebagainya," jelas Hatta di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (11/10/2013).
Hatta juga mengungkapkan MoU tersebut merupakan awal dari target volume perdagangan Indonesia-Korsel sebesar USD50 miliar pada 2015 dan USD100 miliar pada 2020.
"Jadi ini juga forum antar pengusaha Indonesia dan Korsel. Total ada 300 pengusaha di dalam dan mereka B to B (Business to business) membahas betul usaha-usaha yang mereka akan pilih," lanjutnya.
Dia juga menyampaikan pesan Presiden Park Geun-Hye yang berpesan agar kedua negara dapat mencapai apa yang telah ditargetkan.
"Kita harus bisa mencapai apa yang sudah ditargetkan, itu volume perdagangan dan investasi yang baik," tandas Hatta.
(izz)
Lihat Juga :